alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini Dia Ubedilah Badrun Aktivis 98 Yang Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK

Andi Ahmad S Selasa, 11 Januari 2022 | 14:09 WIB

Ini Dia Ubedilah Badrun Aktivis 98 Yang Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK
Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun melaporkan dua anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangerap ke KPK atas dugaan KKN, Senin (10/1/2022). [Suara.com/Welly Hidayat]

Sang pelapor Kaesang dan Gibran yakni Ubedilah Badrun. Dia merupakan dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

SuaraBogor.id - Banyak yang mencari dan ingin tahu siapa sosok pelapor anak Presiden Jokowi Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Untuk diketahui, sang pelapor Kaesang dan Gibran yakni Ubedilah Badrun. Dia merupakan dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Tidak hanya itu, Ubedilah Badrun juga merupakan aktivis 98.

Berikut profil Ubedilah Badrun

Baca Juga: KPK Panggil Eks Pimpinan Cabang Bank BUMD Terkait Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Banjar

1. Ubedilah dijuluki sebagai idiologi FKSMJ

Ubedilah lahir pada 15 Maret 1972. Ia juga dikenal sebagai akademisi, analis sosial politik dan aktivis gerakan mahasiswa dan pendiri FKSMJ 1996, sebuah organisasi pergerakan mahasiswa yang kemudian menjadi motor penting gerakan reformasi 1998.

Para aktivis Jakarta pun menjulukinya idiologi FKSMJ. Sebab, ia lebih memilih menjadi seorang guru yang membentuk karakter bangsa dan menggeluti dunia tulis menulis, dibandingkan menjadi anggota DPR dan masuk ke partai politik.

2. Ubedilah pernah pimpin rapat strategi gerakan reformasi

Di masa kuliah, Ubedilah pernah terpilih sebagai mahasiswa berprestasi IKIP Jakarta pada 1995. Kemudian, ia juga pernah terpilih sebagai Presidium FKSMJ pada 1996, sebuah organisasi penting penggerak gerakan mahasiswa 1998.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Dilaporkan ke KPK, Loyalis: Tak Akan Ganggu Angka Elektabilitas

Pada 1995, Ubedilah pernah ditangkap polisi saat menjadi pimpinan simpul gerakan demonstrasi menuntut Harmoko diadili dan Golkar dibubarkan di depan gedung Kejaksaan Agung.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait