alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gempa Banten terasa Hingga ke Kabupaten Bogor, Sejumlah Bangunan Alami Kerusakan

Andi Ahmad S Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:35 WIB

Gempa Banten terasa Hingga ke Kabupaten Bogor, Sejumlah Bangunan Alami Kerusakan
Rumah warga Sumur Pandeglang ambruk usai diguncang gempa Banten magnitudo 6,7, Jumat (14/1/2022). [Ist]

Belum ada laporan mengenai korban dampak dari peristiwa ini.

SuaraBogor.id - Gempa Banten berkekuatan 6,6 Magnitudo pada Jumat (15/1/2022) juga dirasakan hingga ke wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bahkan, saat ini akibat gempa bumi tersebut menyebabkan sejumlah bangunan di Kecamatan Sukajaya dan Cigudeg dikabarkan alami kerusakan.

Belum ada laporan mengenai korban dampak dari peristiwa ini. Sekdes Desa Harkatjaya Kecamatan Sukajaya Rizki Permana mengatakan, bahwa akibat gempa itu dari hasil pendataan sementara ada empat rumah yang alami kerusakan.

Rumah rusak itu terjadi di dua Kampung, Kampung Pasir Ipis ada dua rumah dan Kampung Cibuluh ada dua rumah.

Baca Juga: Usai Dampingi Maruf Amin, Kepala BNPB Suharyanto ke Lokasi Terdampak Gempa Bumi Banten Beri Arahan dan Bantuan

“Dari laporan sementara dua kampung yang baru laporan dampak gempa, rumah di Kampung Ipis atas nama ibu Nurminah ada dua kepala keluarga itu kerusakan 80 persen dan satu lagi rumah bu Ratmi itu kerusakan 50 persen,” kata Rizki Permana saat dihubungi.

Rizki Permana mengatakan, bahwa di Kampung Cibuluh akibat gempa ada dua rumah yang alami kerusakan, Rumah atas nama Ratib dan Muhamad kerusakan sekitar 30 persen.

“Namun saat ini pihak desa dibantu RT dan RW masih melakukan pendataa,” katanya.

Sementara itu, Kasie Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M. Adam menyampaikan, dari laporan kerusakan beberapa rumah warga di wilayah Kecamatan Cigudeg dan Sukajaya.

“(Fasilits publik) belum ada (laporan),” katanya.

Baca Juga: Gempa Bumi M 6.6 Banten Dirasakan 11 Wilayah dari Pandeglang sampai Lampung Barat, 257 Rumah Rusak

Saat ini, pihaknya sudah meminta kepada aparatur desa setempat untuk kembali memonitor wilayah masing-masing.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait