“Memang secara simbolik bentuknya seperti wayang dan terkesan Jawa, namun corak dan motifnya serta warna ungu dan hijau toska sebagai warna utama dan sekunder mengandung nilai-nilai Nusantara dan Islam,” kata Aqil, mengutip dari Terkini -jaringan Suara.com.
Aqil menjelaskan bahwa bentuk dan corak dalam logo halal baru kini sangat kuat akan karakter Indonesia yang masyarakatnya terkenal religius.
“Namun tulisan arab kaligrafi di bentuk wayang itu, bertuliskan halal,” ujarnya.
Baca Juga:Soal Logo Halal Baru, Komisi VIII DPR: Tak Masalah, Kemenag Harus Sosialisasi Secara Nasional