facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Surah Al Kafirun dan Artinya Berikut Asbabun Nuzul

Dany Garjito Senin, 04 April 2022 | 16:24 WIB

Surah Al Kafirun dan Artinya Berikut Asbabun Nuzul

Surat yang termasuk golongan Makkiyah (diturunkan di Mekah) ini membahas tentang akidah dan sejumlah batas toleransi dalam Islam.

SuaraBogor.id - Surah Al Kafirun adalah surat ke-109 dalam Alquran yang memiliki enam ayat. Surat yang termasuk golongan Makkiyah (diturunkan di Mekah) ini membahas tentang akidah dan sejumlah batas toleransi dalam Islam. Surat ini memiliki makna besar di sisi Allah SWT. Surah Al-Kafirun tergolong surah yang termasuk bagian surah-surah pendek di juz ke-30, terdiri dari 6 ayat, 27 kata, dan 98 huruf.

Al Kafirun memiliki arti ‘Orang-orang yang Kafir’. Surat ini mengandung pernyataan bahwa Nabi Muhammad tidak akan menyembah Tuhan selain Allah. Tidak pula akan mengikuti apa yang diserukan oleh orang-orang kafir. Alkisah, kala itu kaum Quraisy di Mekah berupaya memengaruhi Nabi Muhammad SAW. Mereka menawarkan Nabi Muhammad kemakmuran duniawi berupa kekayaan yang berlimpah dan menikah dengan wanita yang diinginkan.

Namun Nabi Muhammad harus merelakan akidahnya dengan menyembah berhala yang telah menjadi Tuhan mereka dalam waktu satu tahun. Hal ini jelas ditolak mentah-mentah Rasulullah.  Surat Al Kafirun juga memiliki keutamaan di antaranya memperkuat keimanan, ditakuti iblis, dan terbebas dari kemusyrikan. Hal itu disampaikan oleh Nabi Muhammad yang tertuang dalam hadist riwayat Abu Dawud. Berikut ini bacaan surah Al Kafirun beserta latin dan artinya yang dapat diamalkan setiap hari untuk menghindari kemusyrikan.

1.       “Qul y ayyuhal-kfirn”

Baca Juga: Tadarus dengan Alquran Berukuran Besar di Yaman

Artinya: “Katakanlah, 'Wahai orang-orang kafir!”  

2.       “L a'budu m ta'budn”

Artinya: “Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,”

3.       “Wa l antum 'bidna m a'bud”

Artinya: “Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,”

Baca Juga: Jika Lihat Alquran Rusak, Ini Bisa Dilakukan Agar Tidak Kena Pasal Penghinaan Ayat Suci Alquran

4.       “Wa l ana 'bidum m 'abattum”

Artinya: “Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,”

5. “Wa l antum 'bidna m a'bud”

Artinya: “Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah,”

6.       “Lakum dnukum wa liya dn”

Artinya: “Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”

Asbabun Nuzul

Sebab turun atau asbabun nuzul surah Al Kafirun terkait dengan kuatnya niat Nabi Muhammad SAW dalam mendakwahkan Islam. Orang-orang kafir Quraisy yang ingin menggagalkan dakwah Rasulullah SAW selalu mencari cara untuk merayu Rasullullah. Mahmud Arif dalam Menyelami Makna Kewahyuan Kitab Suci (2009) menyatakan bahwa Umayyah bin Khalaf, Al-Walid bin Mughirah, dan Aswad bin Abdul Muthalib menegosiasi Nabi Muhammad SAW untuk saling menyembah Tuhan mereka. Gerombolan orang kafir itu berkata bahwa mereka akan menyembah Allah SWT, asalkan Nabi Muhammad SAW juga menyembah berhala-berhala mereka.

Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi menuliskan dalam Kitab Tafsir Al-Jalalain (1997) bahwa permintaan orang kafir kepada Rasulullah adalah menyembah berhala selama setahun. Surah Al Kafirun turun sebagai penegasan bahwa Nabi Muhammad dan umat Islam tidak akan pernah menyembah Tuhan selain Allah.

Demikian bacaan Surah Al Kafirun berikut kalimat latin, makna dan asbabun nuzulnya. Dari surah ini Umat Muslim perlu memegang teguh akidah Islam dan memiliki batasan yang jelas dalam bertoleransi dengan pemeluk agama lain.

Kontributor : Alan Aliarcham

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait