facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bank di Majalengka Didatangi Pria yang Minta Uang Rp 30 Juta, Ancam akan Ledakkan Bom jika Tak Dipenuhi

Ari Syahril Ramadhan Senin, 23 Mei 2022 | 18:48 WIB

Bank di Majalengka Didatangi Pria yang Minta Uang Rp 30 Juta, Ancam akan Ledakkan Bom jika Tak Dipenuhi
Seorang pria yang ancam ledakkan bom diikat di tiang Alun-Alun Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/5/2022). (ANTARA/Instagram/@infomjlk)

"Jadi pelaku mengancam apabila tidak diberikan uang Rp 30 juta, maka akan meledakkan dengan bom," kata Kabid Humas Polda Jabar.

SuaraBogor.id - Suasana di sebuah bank di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat berubah menjadi mencekam pada Senin (23/5/2022) usai ada seorang pria yang datang dan mengancam akan meledakkan bom jika permintaannya tak dipenuhi.

Aksi teror ini bermula ketika pelaku yang belum diketahui identitasnya datang ke bank di Majalengka tersebut kemudian mengancam pegawai bank akan meledakkan bom.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan aksi tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Menurut Ibrahim, pelaku meminta uang kepada pegawai bank sebesar Rp 30 juta.

"Jadi pelaku mengancam apabila tidak diberikan uang Rp 30 juta, maka akan meledakkan dengan bom," kata Ibrahim dikutip dari Antara.

Setelah adanya aksi tersebut, petugas keamanan di bank tersebut mengamankan pelaku dan mengikatnya di sebuah tiang yang berada di lapangan Alun-Alun Leuwimunding, Majalengka.

Dia memastikan kini personel polisi telah melakukan penjagaan di lokasi aksi pengancaman bom tersebut. Polisi hingga kini masih menyelidiki identitas pelaku tersebut.

Ia menambahkan, pihaknya masih menyelidiki identitas pria yang mendatangi bank di Majalengka, Jawa Barat dan mengancam akan meledakkan bom.

Baca Juga: Polisi Belum Tetapkan Tersangka dalam Kasus Kecelakaan Bus yang Tewaskan 4 Orang di Ciamis, Ini Sebabnya

"Belum, belum ada (nama pelaku), masih kita dalami semua. Beberapa hal masih perlu didalami," kata dia.

Adapun dugaan awal aksi tersebut diduga karena motif ekonomi. Pihaknya masih memastikan kebenaran soal bom yang dibawa pria tak dikenal tersebut.

"Ini kan baru ancaman melakukan, dan material (diduga bom) juga belum didalami," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait