facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Akses Masuk Jalan Perumahan di Cianjur Ditutup dengan Tembok, Publik: Jalur Hukum Aja, Jangan Mau Damai

Galih Prasetyo Minggu, 03 Juli 2022 | 09:47 WIB

Viral Akses Masuk Jalan Perumahan di Cianjur Ditutup dengan Tembok, Publik: Jalur Hukum Aja, Jangan Mau Damai
Penutupan akses jalan perumahan di Cianjur (@kabarnegri)

Viral sebuah video yang menunjukkan akses jalan masuk menunju sebuah perumahan ditutup

SuaraBogor.id - Viral sebuah video yang menunjukkan akses jalan masuk menunju sebuah perumahan ditutup. Penutupan akses jalan itu terjadi di Kampung Sirnagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

Video penutupan akses jalan masuk perumahan itu diunggah di akun Instagram @kabarnegri. Dalam narasi video tersebut, disebutkan bahwa penutupan akses jalan dilakukan oleh pemilik lahan.

"Hal itu dilakukan lantaran kesal lahannya tak kunjung dibayar oleh developer," tulis narasi dalam video tersebut.

Pihak pemilik lahan, Thomas Josep Gunawan yang diwakili kuasa hukumnya, Gin Gin Yonagi mengatakan bahwa langkah ini terpaksa dilakukan karena pihak developer perumhaan tidak juga melakukan pembayaran lahan.

Baca Juga: Viral Penutupan Jalan di Kampung Bugis Kota Denpasar, Bendesa Adat Serangan dan Ipung Buka Suara

"Sementara lahan yang belum dibayar tersebut sudah dibangun perumahan,"

"Terpaksa terhitung Kamis (30/6/2022) kita tutup akses masuk ke perumahan. Sebagai salah satu bentuk keseriusan kita bahwa lahan yang kita sudah dibangun perumahan itu benar-benar milik klien kami," kata Gin Gin.

Disebutkan bahwa kepemilikan lahan itu berdasarkan bukti sertifikat tanah SHM No 02888 seluas 1.506 meter persegi atas nama Tanty Lianawati (alm) istri dari Thomas Josep Gunawan.

Lanjut Gin Gin bahwa pihak pengembang perumahan membebaskan lahan seluas 2700 meter persegi, saat itu pihak developer baru membayar luas tanah sekitar 1200 meter.

Sementara itu, pihak pengembang membantah bahwa tidak ada upaya pembayaran lahan. Pihak developer mengakui sudah beberapa kali melakukan mediasi untuk pembayaran.

Baca Juga: Jasa Marga Perbaiki Gardu 10 Gerbang Tol Bekasi TImur, Tidak Ada Penutupan Jalan

"Sudah beberapa kali mediasi, tapi tidak juga ketemu terus, itu pemiliknya minta naik terus harganya," ucap perwakilan pengembang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait