Pesisir Pantai Selatan Pulau Jawa Berpotensi Tsunami, Alat Pendeteksi di Laut Cianjur Malah Tak Berfungsi

Lima alat pendeteksi Tsunami Early Warning Sistem (TEWS) di Laut Selatan Kabupaten Cianjur sudah tidak berfungsi karena rusak.

Galih Prasetyo
Senin, 01 Agustus 2022 | 15:53 WIB
Pesisir Pantai Selatan Pulau Jawa Berpotensi Tsunami, Alat Pendeteksi di Laut Cianjur Malah Tak Berfungsi
Laut Selatan di Kabupaten Cianjur (Suara.com/Fauzi Noviandi)

SuaraBogor.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat akan ancaman gempa bumi hingga tsunami di sepanjang pesisir pantai selatan Pulau Jawa.

Karenanya, BMKG meminta setiap pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi terjadinya hal terburuk.

Namun, lima alat pendeteksi Tsunami Early Warning Sistem (TEWS) di Laut Selatan Kabupaten Cianjur sudah tidak berfungsi karena rusak akibat usia dan cuaca.

Menruut Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Rudi Wibowo, alat pendeteksi tsunami tersebut sudah lama tidak berfungsi dan sudah dilakukan pengecekan beberapa waktu lalu.

Baca Juga:Prediksi Tsunami Setinggi 10 Meter Akan Terjang Cilacap, Bagaimana Penjelasan BMKG?

"Beberapa hari lalu sudah dilakukan pengecekan oleh mereka (BPNB) tapi terkait sudah terkoneksi atau belum hingga sejauh ini masih terus dilakukan pemeriksaan," katanta saat pada SuaraBogor.id, Senin (1/7/2022).

Kelima pendeteksi tsunamin itu, kata dia, dipasang di Kecamatan Cidaun, Sindangbarang, Agrabinta dan dua lainnya di pasang di titik tertentu.

"Alat itu rusak karena faktor iklim dan usia sehingga membuat alat deteksi dini tsunami tersebut rusak, sehingga tidak dapat berfungsi," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Fatah Rizal mengatakan, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan BNPB dan BMKG terkait ancaman gempa bumi dan tsunami di laut Selatan Jawa.

"Cianjur memang termasuk dalam wilayah risiko bencana tsunami, karena itu beberapa upaya kesiapan terus dilakukan seperti pemasangan dan penambahan rambu jalur evaluasi, dan edukasi kebencaaan kepada warga disekitar," katanya.

Baca Juga:Ada Ancaman Tsunami Setinggi 10 Meter di Cilacap, Begini Penjelasan BMKG

Ia menambahkan, saat ini sejumlah bantuan dari Pemprov Jabar untuk dalam meminimalisir dampak ancaman bencana gempa dan tsunami muali berdatangan, seperti rambu evakuasi bencana, dan bantuan lainnya.

Kontributor : Fauzi Noviandi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak