"Hujan atau tidak harus tetap siap menjalankan tugas dan tanggung jawab, satu hal yg sangat memprihatinkan tak lain adalah soal infrastruktur jalan yg rusak belum juga dibenahi sampai sekarang, jelas ini satu satunya penghambat perjalanan," sambungnya.
Waktu tempuh hanya untuk menuju ke kantor desa harus dilalui sampai satu jam lebih.
Akibatnya, mereka terpaksa seringkali terlambat karena membawa pasien genting.
Beberapa waktu lalu bahkan mereka pernah mendapati pasien yang harus melahirkan di atas mobil lobak karena kesulitan dengan akses jalanan yang begitu rusak.
Baca Juga:Viral Kakek Terkena Stroke Masih Bekerja Jadi Tukang Parkir, Warganet Ramai Open Donasi
"Satu harapan kami sebagai warga Pandeglang dan sebagai kader desa semoga infrastruktur di sini segera jadi fokus perhatian dan prioritas pemerintah," tulis keterangan.
Unggahan itu viral dan mencuri atensi, warganet tampak miris sampai ramai singgung soal sepeda listrik di kolom komentar.
"Yang kayak gini malah mentingin sepeda listrik? Mikir! Hadeuh pemerintahnya," tulis @echo***.
"Mudah-mudahan nyampai ke penguasanya yang ngebet beliin sepeda listrik segala daripada fasilitas yang lebih dibutuhkan rakyat," ungkap @hera***.
"Tenang, nanti pakai sepeda listrik," sindir @raden***.
Baca Juga:Asik Nyabu di Rumah, Dua Pengedar Sabu di Pandeglang Dibekuk Polisi
"Tuh yang demo pengen sepeda listrik tuh lihat saudara-saudara kamu yang di pedesaan kamu, dimana mata hati anda," tutur @suryadi***.