Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Tembok Pool Bus di Kota Bogor Ambruk, Lima Orang Dikabarkan Luka-luka

Informasi yang didapat, akibat peristiwa tersebut mengakibatkan lima warga luka-luka.

Andi Ahmad S
Selasa, 30 Agustus 2022 | 19:30 WIB
Diguyur Hujan Deras dan Angin Kencang, Tembok Pool Bus di Kota Bogor Ambruk, Lima Orang Dikabarkan Luka-luka
Kondisi ambruknya tembok pool bus di Tanah Sareal, Kota Bogor. [Bogordaily]

SuaraBogor.id - Hujan deras dan angin kencang mengguyur wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, mengakibatkan tembok pool bus roboh.

Peristiwa tembok pool bus roboh tersebut terjadi di Jalan Dadali Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Informasi yang didapat, akibat peristiwa tersebut mengakibatkan lima warga luka-luka.

Ketua RT 03, Lukman Nur Hakim, mengatakan, saat hujan deras yang terjadi pada Senin 29 Agustus 2022 sore, aliran air yang kencang membuat tembok yang bersebelahan dengan warga ambruk.

Baca Juga:Dua Warga Bogor Tewas Terseret Ombak Pantai di Sukabumi

“Ambruknya tembok tersebut mungkin sudah termakan usia dan akhirnya ambruk menimpa tiga rumah warga,” katanya mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Selasa (30/8/2022).

Lukman menjelaskan, ambruknya tembok pool bus, membuat 5 orang warganya terluka.

“Untuk korban ada 5 orang, 1 orang mengalami luka berat dibagian kepala dan 4 orang mengalami luka ringan. Korban langsung di bawa langsung ke Rumah Sakit Salak,” ujarnya.

Ambruknya tembok, upaya yang sudah dilakukan saat ini warga bersama pihak kelurahan, kecamatan, BPBD Kota Bogor dan Damkar Kota Bogor membersihkan material-material puing yang menutupi akses jalan warga.

Untuk menyelesaikan material-material runtuhan tembok agar akses jalan warga bisa dilalui. Alat berat seperti palau saling sahut untuk membongkar tambok yang ambrol itu.

Baca Juga:Kejaksaan Diam-diam Audit Proyek Pembangunan RSUD Bogor, Anggota DPRD Jabar: Saya Respek

Sebelumnya diberitakan tembok pool bus di Jalan Dadali, Kelurahan Tanahsareal, Kota Bogor, ambruk menimpa rumah warga. Puing reruntuhan pun dievakuasi petugas.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini