"Gue ga tau detilnya kasusnya gimana ya, sepemahaman gue dari kata-katanya, mungkin dia melakukan malam pertama lalu keluar banyak darah yang berlebihan sampai harus transfusi," kata dia.
Namun dia memberikan sedikit penjelasan. Menurutnya keluarnya darah usai berhubungan seksual adalah berkaitan dengan robeknya selaput dara. Hal tersebut, kata dia, memang akan menimbulkan pendarahan. Hanya saja, biasanya jumlahnya tak banyak.
"Gue ga tau detilnya gimana, tapi kalau harus transfusi darah sebaiknya konsultasi ke obgyn untuk cari tahu penyebabnya kira-kira apa nih," ujar dia.
Mengutip Young Women Health, perempuan mengeluarkan darah saat pertama kali melakukan hubungan seks adalah normal. Hal tersebut karena pendarahan disebabkan oleh peregangan selaput dara.
Baca Juga:Video Viral Harga Avtur Pesawat Sekali Jalan, Bisa Beli Mobil dan Buka Usaha Kuliner 5 Cabang
Akan tetapi, beberapa perempuan dilahirkan dengan jaringan ekstra himen yang menutupi lebih banyak lubang vagina sehingga penetrasi bisa terasa menyakitkan dan cenderung terjadi lebih banyak pendarahan.
Dari artikel yang sama dijelasnkan bahwa mereka yang mengalami pendarahan hebat setelah berhubungan seks untuk pertama kalinya disarankan untuk memeriksakan kesehatan reproduksi pada dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi atau dikenal juga Obgyn serta dokter kandungan.