"Sudah dapat dipastikan bukan maksud mendahului, tapi sudah dapat dipastikan apabila cuaca ekstrem, intensitas tinggi, volume tinggi, maka akan terjadi longsor, karena itu titik titik rawan maka kita tetapkan, status tanggap bencana agar semua waspada," jelas Bima.
Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mencatat sebanyak delapan warga Gang Barjo RT03/RW02 Kampung Kebon Jahe, Kelurahan Kebonkelapa, Kecamatan Bogor Tengah tertimbun longsor tebing saat hujan deras pada Rabu (12/10) sore.
Hingga Kamis (13/10) sore, Korban yang berhasil dievakuasi sebanyak lima orang, empat orang di antaranya selamat pada Rabu (12/10) malam dan satu orang meninggal dunia pada Kamis (13/10) pagi.
Sebelumnya, tidak jauh dari lokasi, terdapat 20 orang korban luka ringan hingga berat dan satu orang meninggal dunia akibat longsor di area pemancingan Kampung Cibogor, Kelurahan Kebonkelapa, Kecamatan Bogor Tengah pada saat hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (11/10) sore.
Dari 20 orang tersebut, terdiri atas satu orang meninggal yang merupakan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bogor Tengah, dua orang luka berat, tujuh orang luka ringan dan 10 orang sehat.
Kejadian bencana juga meluas ke Alun-alun kota hingga stasiun Bogor yang diliputi genangan air sejak Rabu (12/10). [Antara]