Kendati nilai kompetensi belum mereka ajukan, namun pihak kedua anak itu sepakat untuk tidak menerima ajuan dari RS Sentosa Bogor.
"Belum diitiung (nilai Kompensasinya). Ngapain (jaminan kesehatan), kan ada BPJS, engga logis penawarannya, BPJS sampe mati dibayarinnya," ungkapnya.
"Engga seimbang, semua udah dicover sama negara tawarannya," tutup Rusdy
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Baca Juga:Kasus Bayi Tertukar Berlanjut, KNKP Turun Gunung Selidiki RS Sentosa Bogor