SuaraBogor.id - Persoalan truk tambang nampaknya menjadi sorotan khusus bagi Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu. Apalagi, banyak korban jiwa akibat truk pengangkut tambang.
Setelah dilantik menjadi Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mendapatkan tugas khusus dari Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin untuk segera bereskan polemik jalur truk tambang.
Asmawa memutuskan akan berkantor di Parungpanjang untuk melakukan monitoring langsung keadaan disana serta menyelesaikan persoalan yang tak kunjung usai.
"Saya sudah mendapatkan perintah dari pak gubernur pada pelantikan kemarin, bahwa bila perlu Bupati Bogor berkantor di Parungpanjang dan itu Insya Allah akan kami laksanakan," katanya, dikutip dari Metropolitan -jaringan Suara.com, Senin (1/1/2024).
Baca Juga:Sudah 12 Korban Meninggal Dunia, Pj Bupati Bogor Bakal Selesaikan Polemik Parungpanjang
Ia juga mengaku telah mempelajari persoalan yang terjadi di jalur tambang Parungpanjang. Bahkan ia yakin dapat menyelesaikan persoalan tersebut dengan waktu yang belum di tentukan.
"Pemerintah Kabupaten Bogor sebelum sudah ada daftar inventarisasi masalah terkait Parungpanjang, tinggal ini saja sebenarnya sudah ada siapa yang melakukan apa. Nah, tinggal dikonsolidasikan saya melihat sudah ada," paparnya.
"Kita tidak bisa target. Ini kan kerja, tidak bisa satu hari atau dua hari. Tapi kita bekerja sampai selesai, karena prinsipnya saya setiap persoalan dan permasalahan di muka bumi ini pasti ada solusinya,"sambung dia.
Asmawa Tosepu juga akan melibatkan semua lapisan pihak terkait untuk bersama-sama menyelesaikan polemik jalur tambang tersebut.
"Kita cari solusinya melibatkan semua stakeholder bukan hanya pada tingkat pemerintah Kabupaten Bogor, tetapi antar Kabupaten yang ber berbatasan dengan Parung Panjang itu," tandasnya.
Baca Juga:Kasus Pencopotan Baliho Bro Ron Digarap Bawaslu, Camat Icang Aliudin Bakal Kena Sanksi Berat Ini