Perahu Terbelah Dua, Nelayan Indramayu Hilang di Laut Cianjur Ditemukan Tak Bernyawa

Nelayan yang menemukan jasad korban langsung mengkoordinasikan hal tersebut pada petugas gabungan terdiri dari BPBD, TNI/Polri dan relawan

Andi Ahmad S
Kamis, 30 Mei 2024 | 20:40 WIB
Perahu Terbelah Dua, Nelayan Indramayu Hilang di Laut Cianjur Ditemukan Tak Bernyawa
Ilustrasi Nelayan Indramayu Hilang di Laut Cianjur Ditemukan Tak Bernyawa.(pixabay)

SuaraBogor.id - Seorang nelayan asal Indramayu atas nama Carwan (55) yang dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya karam di pantai selatan Cianjur, Selasa (27/5) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Jasad Carwan ditemukan petugas gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat di Pantai Selatan Cianjur.

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya mengatakan jenazah korban masih tersimpan di Puskesmas Sindangbarang, setelah dilakukan pemeriksaan dan masih menunggu diambil pihak keluarga guna dimakamkan.

"Jenazah masih tersimpan di Puskesmas Sindangbarang menunggu diambil pihak keluarga, korban awalnya ditemukan nelayan setempat yang sudah mendapat kabar adanya nelayan yang hilang tenggelam," katanya.

Baca Juga:Gas LPG 3 Kg Bocor di Cianjur? Bupati dan Polres Langsung Turun Tangan

Dia menjelaskan, nelayan yang menemukan jasad korban langsung mengkoordinasikan hal tersebut pada petugas gabungan terdiri dari BPBD, TNI/Polri dan relawan yang melakukan pencarian setelah menemukan bangkai perahu yang terbelah dua di perairan pantai selatan Cianjur.

Jasad korban ditemukan tergeletak di pinggir Pantai Talagasari, Kecamatan Sindangbarang, petugas gabungan langsung menuju lokasi dan membawa jasad korban ke puskesmas setempat guna pemeriksaan luar tubuh dan identifikasi.

"Hasil penyelidikan sementara, nelayan tersebut diduga meninggal karena tenggelam setelah perahunya dihantam gelombang tinggi, sehingga menyebabkan perahunya rusak terbelah," katanya.

Pihaknya mengimbau nelayan dan wisatawan di pantai selatan, tetap waspada dan berhati-hati karena cuaca berubah dengan cepat serta terjadi gelombang tinggi setiap harinya.

"Bagi nelayan diminta tidak melaut saat cuaca ekstrem atau gelombang tinggi, sedangkan wisatawan dilarang untuk berenang guna menghindari hal tidak diinginkan meski cuaca sedang bagus," katanya. [Antara].

Baca Juga:Dana Bantuan Gempa Cianjur Tahap IV Cair Rp818,5 Miliar, 36.285 Rumah Rusak Segera Diperbaiki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak