Kunjungi Warga, Kang Mus Inisiasi Rumah Anti Bencana untuk Hindari Potensi Bencana Alam di Bogor

Setelah dari Desa Cimayang, Kang Mus tak langsung pulang. Ia bertolak ke Desa Situ Udik Kecamatan Cibungbulang.

Andi Ahmad S
Rabu, 04 September 2024 | 15:07 WIB
Kunjungi Warga, Kang Mus Inisiasi Rumah Anti Bencana untuk Hindari Potensi Bencana Alam di Bogor
Bakal Calon Wakil Bupati Bogor, Musyafaur Rahman kunjungi rumah warga yang terkena bencana alam [Ist]

SuaraBogor.id - Bakal Calon Wakil Bupati Bogor, Musyafaur Rahman alias Kang Mus mengunjungi warga terdampak bencana alam puting beliung di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam kunjungannya, kader PDIP itu memberikan sejumlah bantuan kepada warga terdampak maupun korban bencana alam angin puting beliung berupa ratusan beras dan mie instan.

"Kemudian kita ada sedikit yang bisa kita bantu, ya kita bantu, karena standar manusia kan berbagi ya. Kita titipkan tadi ke desa," kata Kang Mus.

Setelah dari Desa Cimayang, Kang Mus tak langsung pulang. Ia bertolak ke Desa Situ Udik Kecamatan Cibungbulang.

Baca Juga:Penemuan Mayat Mengejutkan di Dekat Kampus Universitas Terbuka Bogor

Di sana, kedatangan Kang Mus disambut warga dan pengurus lingkungan. Mereka lalu berdialog dan menyampaikan keluh kesahnya soal bencana puting beliung yang baru saja terjadi.

Menurut Kang Mus, bencana alam seperti angin puting beliung itu merupakan bencana alam yang sulit untuk diprediksi. Sehingga, tanggap bencana atau mitigasi bencana yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah ke masyarakat.

"Apa yang dikerjakan oleh Pemkab Bogor cukup baik, menurut informasi tadi pak PLH PJ bupati juga sudah datang bersama pak PJ Gubernur Jawa Barat," ungkap Kang Mus.

Kang Mus menyadari bahwa banyak daerah di Kabupaten Bogor yang rawan bencana. Sehingga, perlu adanya kajian yang ilmiah untuk mengantisipasi dan memberikan solusi atas potensi-potensi bencana di masa yang akan datang.

Ia menyampaikan, bencana alam angin puting beliung pun bisa diantisipasi dengan cara membuat rumah anti bencana dengan kajian-kajian yang matang oleh pemerintah daerah dan para akademisi.

Baca Juga:Tolak Keberadaan Wahabi di Kota Hujan, Ansor: Selamatkan Bogor dari Radikalisme

"Pemetaan terhadap bencana ini penting, kita tidak harapkan bencana itu datang, tapi ketika bencana itu datang kita sudah siap. Sehingga adanya korban jiwa maupun korban harta ini bisa kita hindari. Misalnya nanti mungkin bisa membuat teknologi bagaimana atap rumah itu tidak terbang ketika ditiup angin kencang dan lainnya. Itu harus sudah dimulai," tutup dia.

Kontributor : Egi Abdul Mugni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak