Perubahan Jadwal Acara Pemerintah Kabupaten Bogor memajukan agenda Doa Bersama Akhir Tahun 2025 di Masjid Nurul Wathon menjadi Jumat, 26 Desember 2025, demi mempercepat pemanfaatan fasilitas ibadah bagi seluruh masyarakat luas.
Kesiapan Fasilitas Masjid Meskipun area lanskap luar masih dalam tahap pembersihan, interior utama Masjid Raya Pakansari sudah selesai 100 persen dan dinyatakan sangat layak untuk menampung ribuan jamaah saat acara berlangsung.
Inklusivitas dan Partisipasi Publik Bupati Rudy Susmanto mengundang berbagai elemen, mulai dari ulama, pemuda, hingga budayawan, untuk menghidupkan kegiatan keagamaan dan memakmurkan masjid baru ini sebagai pusat peradaban milik seluruh masyarakat Bogor.
"Lalu mengundang pimpinan-pimpinan pondok pesantren di sekitar pakansari, toko ulama, toko masyarakat, toko pemuda, dan pemerhati budaya. Para budayawan juga kami undang," jelas Rudy.
Bagi Kawan Muda yang belum memiliki agenda besok, pintu Masjid Nurul Wathon terbuka lebar. Meskipun undangan resmi mencatat angka ribuan, Bupati memprediksi antusiasme warga akan membludak.
"Kalau berdasarkan yang kami undang, undangan kurang lebih termasuk masyarakat sekitar kurang lebih 2.000 orang, tapi kemungkinan yang hadir bisa lebih dari 2.000 orang," ungkapnya.
Rudy tidak mempermasalahkan jika kondisi halaman belum sepenuhnya rapi. Baginya, urgensi penggunaan tempat ibadah jauh lebih penting daripada menunggu kesempurnaan estetika luar semata.
Baca Juga:Nilainya Capai Rp4,7 Triliun, Jalan Puncak II Siap Dibangun Mulai 2026
"Dan seberapa banyakpun yang hadir, masyarakat Bogor kami persilakan, walaupun belum rampung halamannya, belum tuntas sepenuhnya, tetapi harus dimulai bahwa tempat ibadah harus digunakan secepat-cepatnya untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya.