-
Insiden Pengeroyokan Suporter Seorang suporter bola dikeroyok oknum suporter di Simpang Yasmin, Bogor, usai acara nobar Persib vs Persija. Korban mengalami luka-luka dan sepeda motor miliknya hancur akibat serangan massa tersebut.
-
Upaya Penanganan dan Keamanan Aksi kekerasan berhasil dilerai oleh pengendara motor di lokasi kejadian. Menanggapi insiden ini, Polsek Tanah Sareal bersama Polresta Bogor Kota segera meningkatkan patroli keamanan untuk mencegah kejadian serupa.
-
Himbauan Kapolsek Tanah Sareal Kapolsek Tanah Sareal mengimbau para suporter agar tidak melakukan konvoi atau merayakan kemenangan secara berlebihan. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum dan menghindari konflik antar kelompok suporter.
SuaraBogor.id - Laga Big Match antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang seharusnya menjadi pesta olahraga, kembali tercoreng oleh aksi tidak terpuji di luar lapangan.
Kegembiraan usai Nonton Bareng (Nobar) berubah menjadi mimpi buruk bagi seorang suporter di Kota Bogor.
Pada Minggu malam, 11 Januari 2026, insiden pengeroyokan sadis terjadi di kawasan Simpang Yasmin, Tanah Sareal.
Seorang pemuda yang hendak pulang usai menyaksikan laga panas tersebut menjadi sasaran amuk sekelompok oknum suporter yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga:GBLA Membiru! 5 Fakta Menarik Persib Kunci Juara Paruh Musim Usai Tekuk Persija 1-0
Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi kedewasaan suporter sepak bola Indonesia yang didominasi oleh generasi muda.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dilansir dari Bogordaily -jaringan Suara.com, peristiwa bermula ketika korban sedang dalam perjalanan pulang mengendarai sepeda motornya setelah acara nobar selesai.
Sesampainya di Jalan Sholeh Iskandar, situasi yang awalnya kondusif mendadak mencekam.
Salah satu saksi mata di lokasi kejadian menuturkan detik-detik mengerikan tersebut.
“Peristiwa tersebut terjadi di Jl. Sholeh Iskandar, Cibadak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor. Korban sempat di keroyok oleh beberapa oknum suporter,” ungkap warga setempat yang berada di sekitar lokasi.
Baca Juga:Persib vs Persija: Antara Dominasi Maung Bandung dan Kebangkitan Macan Kemayoran
Akibat serangan membabi buta tersebut, korban tidak hanya mengalami luka-luka fisik, namun kendaraan roda dua yang dikendarainya juga menjadi sasaran perusakan hingga hancur.
Beruntung, pengendara motor lain yang melintas memiliki keberanian untuk melerai. Aksi heroik warga dan pengendara lain akhirnya membuat para pelaku kocar-kacir melarikan diri, menyelamatkan korban dari cedera yang lebih fatal.
Menanggapi insiden yang meresahkan warga Bogor ini, pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, memberikan atensi khusus terhadap kasus ini.
Ia menyayangkan euforia kemenangan atau fanatisme yang justru disalurkan melalui tindakan anarkis.
Kompol Doddy secara tegas menghimbau kepada seluruh elemen suporter untuk menahan diri. Ia menekankan agar massa jangan konvoi dan merayakan kemenangan yang berlebihan (euforia) yang dapat memancing gesekan antar kelompok atau mengganggu ketertiban umum.