- Pedagang Pak Suderajat yang trauma akibat intimidasi mendapat dukungan dari Pemkab Bogor untuk berdagang kembali.
- Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor memfasilitasi lapak sementara di area CFD Tegar Beriman, Cibinong.
- Tujuan utama fasilitasi ini adalah memulihkan rasa aman dan kepercayaan diri Pak Suderajat untuk mencari nafkah.
SuaraBogor.id - Masih ingat dengan kisah pilu Pak Suderajat. Pedagang kecil yang sempat viral karena menjadi korban intimidasi hingga mengalami trauma mendalam, kini membawa kabar yang menghangatkan hati.
Setelah sempat mogok berjualan karena rasa takut yang menghantui, Pak Suderajat akhirnya bangkit yang manis berkat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bogor.
Kejadian yang menimpa Pak Suderajat beberapa waktu lalu memang mengundang simpati publik yang luar biasa. Namun, simpati saja tidak cukup.
Pak Suderajat mengaku, setelah kejadian itu dirinya sempat ragu untuk kembali membuka lapak. Bukan karena enggan bekerja, melainkan rasa takut yang masih membekas di ingatannya.
Mentalnya terguncang, membuatnya khawatir untuk kembali mengais rezeki di jalanan.
Baca Juga:DPMD Bongkar Data! 14 Kades di Bogor Terjerat Masalah Hukum, Ini Daftarnya
Melihat kondisi psikologis dan ekonomi warganya yang terpuruk, Pemkab Bogor melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bergerak cepat memberikan solusi konkret.
Bukan sekadar santunan, melainkan kail untuk memancing rezeki kembali.
Disperdagin Kabupaten Bogor memberikan dukungan dengan memfasilitasi lapak khusus bagi Pak Suderajat di area CFD Tegar Beriman, Cibinong. Lokasi ini dipilih karena merupakan pusat keramaian warga Bogor di akhir pekan, yang diharapkan dapat mengembalikan semangat Pak Suderajat.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisperdagin) Kabupaten Bogor, Mely Kamelia, menjelaskan tujuan utama dari inisiatif ini.
“Kami ingin Pak Suderajat merasa aman dan kembali percaya diri untuk berjualan,” kata Mely Kamelia, kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga:Dituduh Jual Es Palsu, Kakek Penjual Es Kue Asal Bogor Diduga Dianiaya: Ditonjok Hingga Dibanting
Lapak ini dapat dikunjungi masyarakat setiap pelaksanaan CFD. Meski bersifat sementara, fasilitas tersebut menjadi langkah awal bagi Pak Suderajat untuk kembali bangkit dan menyambung hidup.
Langkah Pemkab Bogor ini dinilai sangat tepat sasaran. Menurut Mely, dukungan ini tidak hanya soal menyediakan tempat berjualan semata, tetapi juga memberi ruang pemulihan secara mental bagi pedagang yang terdampak kejadian traumatis.
Dengan berinteraksi kembali dengan pembeli yang ramah dan suportif, diharapkan rasa takut itu perlahan sirna.
“Harapannya, ini jadi awal yang baik. Bukan hanya soal ekonomi, tapi juga pemulihan rasa aman dan kepercayaan diri,” lanjutnya.