- Komite dan wali murid SMK IDN Bogor mengadu ke DPRD Jawa Barat terkait pencabutan izin operasional sekolah tersebut.
- Permasalahan utama mencakup kekhawatiran siswa kelas dua belas yang terancam tidak mendapatkan ijazah akibat pembatalan izin operasional.
- DPRD Jawa Barat mendorong percepatan penyelesaian masalah perizinan untuk menjamin keberlanjutan pendidikan siswa di SMK IDN Bogor.
Aduan mereka pun diterima oleh posko untuk ditindaklanjuti pihak berwenang di Pemprov Jabar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, polemik SMK IDN Bogor ini bermula pada November 2025 akibat perselisihan terkait status drop out (DO) seorang siswa karena diduga melakukan pelanggaran disiplin.
Wali murid tidak terima lalu melayangkan somasi dan gugatan perdata, pihak sekolah juga melawan dengan laporan pidana. Dan kini berkembang terkait legalitas sekolah tersebut, hingga muncul informasi SK Gubernur yang mencabut izin sekolah itu. [Antara].
Baca Juga:Berjuang Demi Hak Anak, Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tagih Kepastian Pendidikan ke Wakil Rakyat