- Eman, warga Megamendung, berjalan kaki menuju RS Hermina Ciawi demi mengikuti skrining program bakti sosial operasi katarak gratis.
- PT Summarecon Agung Tbk menyelenggarakan operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu di Bogor pada 2 Mei 2026.
- Sebanyak 126 pasien termasuk Eman mendapatkan tindakan medis dari dokter spesialis sebagai rangkaian CSR HUT ke-50 Summarecon.
SuaraBogor.id - Di tengah gemerlap pembangunan kota dan berbagai program sosial, ada kisah perjuangan inspiratif yang mengharukan dari seorang warga Megamendung, Bogor. Eman (41 tahun), yang selama setahun terakhir berjuang melawan katarak, menunjukkan kegigihan luar biasa demi mendapatkan kembali penglihatannya.
Dengan keterbatasan biaya transportasi, Eman, ditemani istrinya, rela berjalan kaki dari rumahnya di Megamendung ke Puskesmas untuk bisa mengikuti skrining di Rumah Sakit Hermina Ciawi, dalam rangkaian program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis yang digelar PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon).
Bagi sebagian orang, pergi ke Puskesmas atau rumah sakit adalah hal yang mudah. Namun, tidak demikian bagi Eman.
Keterbatasan biaya transportasi menjadi hambatan serius baginya untuk mengakses layanan kesehatan. Kisah Eman adalah potret nyata dari realitas masyarakat yang masih menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan hak dasar atas kesehatan.
Dengan keterbatasan biaya transportasi, Eman ditemani istrinya menunjukkan kegigihannya dengan berjalan kaki dari rumahnya di Megamendung, Bogor ke Puskesmas untuk bisa mengikuti screening di Rumah Sakit Hermina Ciawi.
Baca Juga:Garudayaksa FC Promosi ke Liga 1
Perjalanan jauh dengan berjalan kaki demi sebuah skrining, apalagi dengan kondisi mata yang terganggu katarak, adalah bukti semangat pantang menyerah dan betapa berharganya kesempatan untuk mendapatkan penglihatan kembali.
Kisah perjuangan Eman ini menemukan titik terang berkat program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis yang diselenggarakan Summarecon dalam rangka peringatan HUT ke-50 perusahaan.
Program ini hadir di Bogor, setelah sukses di Tangerang, sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan operasi katarak.
Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh, menyebabkan penglihatan kabur dan jika tidak ditangani dapat berujung pada kebutaan. Padahal, kebutaan akibat katarak sejatinya dapat dicegah melalui tindakan operasi yang tepat. Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi, tercermin dari 359 pendaftar, di mana 126 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan, termasuk Eman.
Pelaksanaan operasi dilakukan pada 2 Mei 2026 di RS Hermina Ciawi Bogor, dengan melibatkan 7 dokter spesialis mata beserta tim medis yang berpengalaman. Summarecon juga memberikan pendampingan pascaoperasi, termasuk pemberian obat serta observasi lanjutan.
Baca Juga:Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Indra W. Antono, menyampaikan bahwa program ini adalah langkah strategis untuk membantu dan meringankan beban masyarakat.
"Hal ini tentu bukan saja sebagai tanggung jawab kita, akan tetapi ini adalah sebuah keharusan sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan. Oleh karena itu melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Indra kepada wartawan, Minggu (3/5/2026).
Kisah Eman adalah bukti nyata pentingnya kepedulian sosial dan bagaimana sinergi antara perusahaan swasta, tim medis (Himpunan Bersatu Teguh, Erha Clinic, Perdami), pemerintah daerah (Pemkab Bogor), dan fasilitas kesehatan (RS Hermina Ciawi), dapat membantu masyarakat agar mendapatkan akses kesehatan yang layak.
Operasi katarak gratis ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam peringatan 50 tahun Summarecon, yang juga mencakup berbagai inisiatif sosial lainnya. Melalui program-program ini, Summarecon terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan kawasan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas hidup dan kebahagiaan.