Ingatkan Pelat Merah Haram Pakai Pertalite, Ketua DPRD Bogor Minta ASN Hemat Kendaraan Dinas

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas belanja daerah, mengingat beban biaya bahan bakar kendaraan pelat merah dipastikan akan membengkak seiring perubahan harga

Andi Ahmad S
Rabu, 17 Juni 2026 | 14:55 WIB
Ingatkan Pelat Merah Haram Pakai Pertalite, Ketua DPRD Bogor Minta ASN Hemat Kendaraan Dinas
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Ketua DPRD Kabupaten Bogor mengimbau ASN mengefisienkan penggunaan kendaraan dinas akibat kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax.
  • Kendaraan dinas berpelat merah wajib menggunakan BBM nonsubsidi dan dilarang keras mengonsumsi BBM bersubsidi jenis Pertalite.
  • Pemerintah daerah berencana menghemat APBD melalui efisiensi operasional serta mempertimbangkan peralihan penggunaan kendaraan listrik secara bertahap.

SuaraBogor.id - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax memicu respons dari kalangan legislatif di Kabupaten Bogor. Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mengefisienkan penggunaan kendaraan dinas operasional.

Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas belanja daerah, mengingat beban biaya bahan bakar kendaraan pelat merah dipastikan akan membengkak seiring perubahan harga di SPBU.

Sastra Winara mengingatkan kembali aturan mengenai penggunaan jenis BBM bagi kendaraan instansi pemerintah.

Sesuai regulasi, kendaraan dinas berpelat merah dilarang keras menggunakan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan diwajibkan menggunakan BBM nonsubsidi seperti Pertamax atau di atasnya.

Baca Juga:Proyek PSEL Dimulai Juni 2026, Wilayah Barat Bogor Bakal Punya Sport Center Baru

"Kendaraan dinas berpelat merah tidak diperbolehkan menggunakan Pertalite. Karena itu, kenaikan harga Pertamax saat ini harus direspons dengan langkah penghematan yang nyata dalam penggunaan kendaraan operasional pemerintah," ujar Sastra di Cibinong, dilansir dari Antara, Rabu (17/6/2026).

Menurut dia, efisiensi dapat dilakukan dengan menggunakan moda transportasi alternatif, termasuk bersepeda ke kantor sebagaimana telah dicontohkan Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui program bersepeda setiap Rabu.

Langkah penghematan tersebut dinilai penting agar peningkatan biaya bahan bakar tidak menambah beban anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

"Kenaikan harga Pertamax berpotensi membebani APBD sehingga upaya efisiensi perlu terus didorong," ujarnya.

Selain menghemat penggunaan kendaraan dinas, Sastra menilai kenaikan harga BBM dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik secara bertahap.

Baca Juga:Semarak Tahun Baru Islam di Cibinong, Ribuan Warga Ikuti Pawai Obor 1 Muharram 1448 H

Ia mengatakan sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah pusat telah memanfaatkan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya efisiensi energi dan pengurangan emisi.

"Kami perlu mempelajari aturan dan regulasinya. Jika memungkinkan, pemerintah daerah dapat mulai beralih secara bertahap ke kendaraan listrik," katanya.

Menurut Sastra, Kabupaten Bogor juga telah memiliki pengalaman dalam penggunaan transportasi berbasis listrik melalui armada bus listrik yang beroperasi di wilayah tersebut.

Ia menambahkan pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kabupaten Bogor berpotensi mendukung kebutuhan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Bogor Barat.

"Kami melihat banyak kementerian dan lembaga sudah mulai beralih ke kendaraan listrik. Hal itu dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah ke depan," kata Sastra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak