- Kebun Raya Bogor menggelar program edukasi budaya KULTURA: Sunda Ngariung mulai 20 Juni hingga 12 Juli 2026 mendatang.
- Kegiatan di Area Kenari II ini menyajikan pameran hasil bumi, seni pertunjukan, dan lokakarya kreatif masyarakat Sunda.
- Program tersebut bertujuan menjadi wadah interaksi untuk melestarikan nilai tradisional bagi generasi milenial dan generasi Z.
SuaraBogor.id - Memasuki musim libur sekolah, Kebun Raya Bogor (KRB) menghadirkan wajah baru destinasi wisata yang tidak hanya menonjolkan kekayaan botani, tetapi juga keluhuran budaya lokal.
Program bertajuk "KULTURA: Sunda Ngariung" resmi diluncurkan sebagai sarana edukasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi milenial dan Gen Z.
Melalui program ini, Kebun Raya Bogor berupaya menjadi jembatan yang menghubungkan modernitas dengan nilai-nilai tradisional Tatar Sunda di tengah jantung kota.
Direktur PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, selaku pengelola Kebun Raya Bogor, menjelaskan bahwa KULTURA dirancang untuk memberikan pengalaman mendalam (Experience) bagi pengunjung.
Baca Juga:Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
Sunda Ngariung mengusung konsep kebersamaan yang hangat, di mana pengunjung dapat terlibat langsung dalam berbagai aktivitas kebudayaan.
"KULTURA: Sunda Ngariung bukan sekadar pertunjukan budaya yang ditonton. Ini adalah sebuah program ruang interaksi antara masyarakat dengan warisan budaya yang menjadi identitas bangsa," ujar Marga, dilansir dari Antara, Senin (22/6/2026).
Program yang digelar mulai 20 Juni hingga 12 Juli 2026 di Area Kenari II Kebun Raya Bogor itu menghadirkan berbagai kegiatan seni pertunjukan, workshop interaktif, kuliner tradisional, hingga aktivitas edukatif berbasis budaya Sunda.
Menurut dia, program tersebut dirancang agar budaya dapat dinikmati, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi berikutnya melalui pengalaman yang interaktif.
Ia menambahkan Kebun Raya Bogor memiliki peran strategis sebagai kawasan konservasi dan wisata edukasi yang mampu mempertemukan unsur alam, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam satu ekosistem pembelajaran.
Baca Juga:Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
Selama penyelenggaraan program, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas budaya seperti kaulinan tradisional, rumah adat Sunda, instalasi budaya, alat transportasi tradisional, hingga pameran hasil bumi khas Pasundan.
KULTURA juga menghadirkan berbagai workshop yang melibatkan pelaku kreatif dan perajin lokal Jawa Barat, seperti pembuatan maket bambu, membatik motif khas Jawa Barat, merangkai bunga, serta kerajinan kreatif lainnya.
Selain itu, pertunjukan seni tradisional digelar setiap akhir pekan, meliputi wayang golek, sendratari, angklung, kecapi suling, tari tradisional Sunda, dan upacara adat.
General Manager Event PT Mitra Natura Raya Abi Irawan mengatakan konsep "Sunda Ngariung" dipilih karena mencerminkan nilai kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Sunda.
"Kami ingin menciptakan ruang di mana keluarga, anak-anak, komunitas, wisatawan, dan pecinta budaya dapat berkumpul, belajar, serta menikmati budaya dalam suasana yang hangat dan menyenangkan," ujarnya.