- Seorang lansia berinisial UHO tewas tertabrak KRL saat menyeberang rel di kawasan Cilebut Timur, Kabupaten Bogor, Rabu pagi.
- Kejadian bermula ketika korban menyeberang rel dan tidak mendengar peringatan suara masinis kereta dari arah Jakarta menuju Bogor.
- Polsek Sukaraja mengevakuasi korban ke RSUD Ciawi serta melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian perkara tersebut.
SuaraBogor.id - Polsek Sukaraja melakukan evakuasi korban seorang lansia yang meninggal dunia setelah tertemper kereta commuterline (KRL) saat menyeberang rel di jalur Cilebut-Bogor.
Peristiwa itu terjadi tepatnya di Kedung Halang Pledang, Cilebut Timur Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Kapolsek Sukaraja AKP Ade Rahmat, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.50 WIB ketika korban berinisial UHO (61) menyeberang rel dari Gang Haji Marhadi menuju Jalan Perumahan Bumi Pertiwi.
"Korban sedang menyeberang rel, kemudian datang kereta api dari arah Jakarta menuju Bogor. Masinis telah membunyikan semboyan 35, namun korban diduga tidak mendengarnya sehingga tertemper kereta," kata Ade.
Baca Juga:Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Bupati Bogor Doakan Polri Selalu Kuat Jadi Pengayom Masyarakat
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan segera dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban diketahui merupakan warga Kampung Kukupu, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, yang bekerja sebagai buruh harian lepas.
Polisi telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan terkait insiden tersebut.
Ade mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi jalur kereta api serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberang demi menghindari kecelakaan.
Ia menyebutkan, situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif setelah proses evakuasi korban selesai dilakukan.
Baca Juga:Cara Baru Cek Bansos di Bogor: Warga Kini Bisa Tahu Alasan Tak Pernah Dapat Bantuan