SuaraBogor.id - Bejad, mungkin kata itu tepat ditunjukkan kepada seorang anak yang tega habisi orang tua sendiri. Lebih miris lagi, anak tebas leher bapak sendiri.
Peristiwa anak tebas leher bapak sendiri itu terjadi di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (22/3/2021) kemarin pukul 13.30 WIB.
Kapolsek Kalirejo Lampung Tengah, IPTU Edy Suhendra dalam keterangan tertulis yang diterima menjelaskan, kronologis anak tebas leher bapak sendiri dan tenteng kepalanya itu terjadi pada pukul 13.30.
Sebelum kejadian, satu minggu sebelum peristiwa anak tebas leher bapak sendiri, ibu pelaku tersebut bernama Ningsih tak melihat adanya kecurigaan terhadap anaknya tersebut.
Ibunya melihat pelaku sedang mengasah golok dirumahnya. Tapi, ibu pelaku tidak menaruh curiga kepada anak tebas leher bapak sendiri.
Menurut keterangan ibunya, pelaku berinisial KPW sebelumnya pernah meminta izin untuk menikah. Namun, jawaban sang bapak berinisial SR (57) tidak mengenakkan anaknya, karena orang tuanya tersebut belum siap untuk menikahkan.
Setelah itu, pelaku sering merenung karena orang tuanya belum siap menikahkan anaknya tersebut yang mengakibatkan stres.
Pada pukul 13.30 WIB, secara spontan pelaku langsung menebas kepala bapak sendiri yang saat itu sedang makan di dapur rumahnya.
Saat sang ibu Ningsih menuju ke dapur melihat korban sudah terkapar tanpa kepala. Sontak hal itu membuat ibu kaget sambil berteriak meminta bantuan kepada warga, namun warga takut mendekat.
Baca Juga: Anak Tenteng Kepala Bapak Sendiri di Kampung Sendang Rejo Ternyata Gila
"Setelah kejadian tersebut pada pukul 13.45 WIB, tanpa rasa bersalah pelaku membawa kepala korban, di masukan ke dalam karung dan di tenteng di tunjukan kepada warga-warga dengan berucap 'Siapa yang mau beli kepala bapak saya'," bebernya.
Kemudian, pada pukul 14.10 WIB seorang tetangga korban bernama Tarmin langsung menghubungi pihak kepolisian dan koramil untuk datang mengamankan pelaku.
"Pada pukul 14.30 WIB Pelaku dapat diamankan oleh anggota Koramil dan Polsek Kalirejo tanpa perlawanan. Kemudian jenazah di bawa ke RS. Kartini untuk dilakukan otopsi," jelasnya.
"Saat ini kasus sudah ditangani oleh Polsek Kalirejo untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
Diberitakan sebelumnya, anak tenteng kepala bapak sendiri di Kampung Sendang Rejo. Ternyata si anak itu mengalami gangguan jiwa.
Bapaknya yang ditebas itu bernama Selamet. Kejadian itu, Senin (22/3/2021) sekira pukul 14.00 WIB. Anak tebas leher bapak sendiri di Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah.
Berita Terkait
-
Tamara Bleszynski Tepis Isu Tak Akur, Unggah Momen Hangat Bareng Teuku Rassya dan Istri
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Boiyen Akui Nafkahi Diri Sendiri Selama Menikah, Ini Alasan Gugat Cerai
-
Moon Chae Won Umumkan Menikah Bulan Juni, Ramalan Masa Lalu Terbukti Benar?
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia