SuaraBogor.id - Bagi anda yang sering mengeluhkan penyakit rematik jangan khawatir, ada obat alami bisa sembuhkan penyakit rematik tentunya mudah dicari.
Pola hidup sehat dan obat pereda nyeri umumnya menjadi rekomendasi dokter untuk mengatasi kondisi tersebut. Namun selain itu, ada juga obat rematik alami yang bisa dimanfaatkan untuk meredakan nyeri rematik.
Rematik adalah penyakit yang menimbulkan rasa sakit akibat otot atau persendian yang mengalami peradangan dan pembengkakan.
Biasanya, kerusakan yang terjadi bisa menimbulkan nyeri hebat atau sampai membuat sendi kehilangan fungsi bergerak, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Disitat dari Ayobandung -jaringan Suara.com, Obat Rematik Alami yang Umum Digunakan
Penyakit rematik ada banyak jenisnya, mulai dari rheumatoid arthritis, osteoarthritis, penyakit asam urat, sindrom Sjorgen, dan lupus. Pada hampir semua penyakit rematik, peradangan terlibat sebagai bagian dari proses penyakit itu sendiri.
Oleh karena itu, tidak sedikit orang memanfaatkan herba yang memiliki khasiat antiradang dan bisa dikonsumsi sehari-hari sebagai obat rematik alami untuk membantu meredakan peradangan dan gejala pada penyakit rematik.
Berikut ini adalah sederet obat rematik alami yang umum digunakan:
1. Kunyit dan lada hitam
Baca Juga: Periksa Diri dan Sekitarmu, Inilah 5 Ciri Orang Depresi
Selain sebagai bumbu kari, kunyit sudah umum digunakan sebagai obat pencernaan tradisional di India. Namun tidak hanya itu, bumbu dapur berwarna kuning ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati rematik, lho.
Kurkumin yang terkandung pada kunyit merupakan senyawa aktif yang memiliki sifat antioksidan kuat, antiradang, antibakteri, dan antijamur. Inilah mengapa kunyit bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam kondisi, termasuk rematik. Sayangnya, kandungan ini tidak begitu mudah diserap oleh tubuh.
Untuk bisa diserap dengan maksimal, kunyit membutuhkan peran lada hitam yang mengandung piperin. Piperin yang terkandung pada lada hitam merupakan senyawa aktif yang telah terbukti membantu meringankan mual, sakit kepala, gangguan pencernaan, dan bersifat antiinflamasi.
Perpaduan antara kunyit dan sedikit lada hitam dipercaya bisa menjadi obat rematik alami untuk melawan peradangan, meredakan rasa nyeri pada sendi.
2. Jahe
Jahe merupakan salah satu rempah yang diyakini memiliki sifat antiradang karena kandungan senyawa gingerol-nya. Herba ini telah populer dimanfaatkan untuk meredakan mual-mual yang dialami ibu hamil di trimester pertamanya.
Berita Terkait
-
Pentingnya Mengurai Benang Kusut Pikiran lewat Journaling
-
Kenapa Makanan Fermentasi Bagus untuk Kulit? Ini Penjelasannya
-
Nada Kasih Gelar Konser Amal Harapan dalam Harmoni, Bantu Anak Butuh Layanan Kesehatan
-
Waspada Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Terminal Kalideres Sediakan Dokter dan Obat Gratis
-
Fenomena Gen Z Jompo: Ketika Hidup Terlalu Padat untuk Istirahat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor
-
Personel Masih Minim, BPBD Kota Bogor Kewalahan Hadapi Bencana Serentak