SuaraBogor.id - Kabar baik bagi warga Cianjur, yakni tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Cianjur mencapai 90 persen.
Informasi itu disampaikan Bupati Cianjur Herman Suherman. Dia mengatakan, bahwa tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Cianjur kini mencapai angka di atas 90 persen.
Menurutnya, jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten per 11 Juli 2021, ada sebanyak 8.500 pasien dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 6.619 orang.
Sementara untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih menjalani isolasi mencapai 1.504 orang, dan untuk pasien meninggal dunia sebanyak 203 orang.
“Tingkat kesembuhan pasien yang terpapar virus Corona berada di atas angka 90 persen. Tentunya ini capaian yang bagus,” kata Herman disitat dari CianjurToday -jaringan Suara.com, Rabu (14/7/2021).
Selain tingkat kesembuhan yang dinilai bagus, kata Herman, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat di Cianjur juga dinilai berhasil menurunkan tingkat mobilitas orang.
Sehingga, bertepatan Hari Jadi Cianjur ke-344 tahun kemarin, Cianjur berhasil masuk dalam kategori zona kuning.
“Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan pemerintah pusat terkait penerapan PPKM Mikro Darurat, Cianjur saat ini berada di zona kuning untuk mobilitas manusianya,” paparnya.
Herman pun meminta masyarakat Cianjur, agar selalu patuh dan disiplin dengan aturan PPKM Mikro Darurat, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas.
Baca Juga: Perahu Nelayan Dihantam Ombak di Pantai Cianjur, Satu Orang Meninggal Dunia
“Tentunya ini perlu ditingkatkan kembali, karena penanganan Covid-19 belum selesai. Saya mohon masyarakat Cianjur ikuti dan disiplin aturan PPKM Mikro Darurat. Sehingga mudah-mudahan terus kita berjuang pemerintah dengan masyarakat Cianjur akan kembali ke zona hijau masyarakat sehat, ekonomi membaik,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Batalyon 300 Raider, Letkol Inf Jani Setiadi, mengungkapkan, sebanyak 100 personel diterjunkan untuk membantu penegakkan aturan PPKM Mikro Darurat.
“Sebanyak 100 personel kami BKO-kan ke Kodim 0608/Cianjur untuk membantu penegakkan aturan PPKM Mikro Darurat di wilayah tersebut,” sebut Jani.
Selain itu, dalam mendukung upaya penanganan pandemi Covid-19, lanjut Jani, jajarannya memberikan bantuan puluhan tempat tidur lipat atau velbed bagi rumah sakit rujukan Covid-19 di Cianjur.
“Kami juga membantu sebanyak 40 velbed bagi rumah sakit di Cianjur yang saat ini kekurangan bed, bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu
-
BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km
-
Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang
-
Gempa M 4,4 Guncang Cianjur Terasa Hingga Jakarta dan Bandung, Warga: Kayak Ada yang Banting Pintu
-
Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan