SuaraBogor.id - Dua truk tronton terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Sukabumi - Cianjur. Tepatnya di Kampung Cipadang, Desa Bangbayang Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur.
Akibat kecelakaan tersebut satu orang supir meninggal dunia, dan satu orang pengemudi truk lainnya mengalami mengalami luka-luka berat, Jumat (24/9/2021).
Kapolsek Warungkondang Kompol Surachman menjelaskan, kecelakaan beruntun tersebut berawal ketika dua truk tronton dari arah Sukabumi menuju Cianjur.
"Namun saat sampai dijalan yang menurun, truk tronton bernomer polisi B 9082 BEV diduga mengalami rem blok dan menambrak truk yang ada didepannya dengan bernomer polisi B 9878 SYQ," katanya pada wartawan di lokasi kejadian.
Akibatnya kata dia, truk tronton bernomer polisi B 9878 SYQ masuk ke area sawah, dan menambarak satu warung yang ada dipinggir jalan serta supirnya meninggal di lokasi kejadian, sedangkan pengemudi supir truk nomer polisi B 9082 BEV mengalami luka berat.
"Kecalakaan itu diduga karena mengalami rem blong, sehingga pengemudi kehilangan kendalali dan menbarak truk tronton yang ada didepanya," katanya.
Selain itu ia mengatakan, saat ini korban meninggal dunia dan yang mengalami luka berat sudah dibawa ke RSUD Cianjur.
Selain itu hingga kini petugas masih melakukan evaskuasi truk yang masuk dalam sawah.
"Saat ini para petugas kepolisian sektor Warungkondang dan Satuan Lalulintas Polres Cianjur, masih mengevakuasi badan truk yang masuk dalam sawah," katanya.
Baca Juga: Cianjur Percepatan Vaksinasi Antisipasi Klaster Covid-19 di Kalangan Pelajar
Sementara itu, berdasarkan pantauan dilapangan, akibat kecelakaan itu, arus lalulintas di Jalan Raya Sukabumi mengalami kemacetan dari kedua arah.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Diduga Salah Injak Gas, HR-V Tabrak Motor di Joglo: Massa Kesal dan Pukul Kaca Mobil
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia