SuaraBogor.id - Belakangan ini Sirkuit Mandalika menjadi perhatian pembalap top dunia MotoGP seperti Valentino Rossi dan Marc Marquez.
Mereka berkomentar kaitan keamanan pada Konsep lintasan jalanan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.
Namun Dorna selaku penyelenggara MotoGP memastikan lintasan itu aman untuk pembalap, meski konsepnya adalah jalan umum.
Sirkuit Mandalika masuk dalam kalender sementara Moto GP 2022. Namun dipastikan sirkuit tersebut akan menggelar tes pramusim. Selain itu, Sirkuit Mandalika juga dipastikan akan menggelar event World Superbike (WSBK) pada akhir tahun ini.
Saat proses pembangunan, sejumlah pembalap top MotoGP sempat menyoroti konspe lintasan jalanan di Sirkuit Mandalika.
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, menyebut akan sangat menyenangkan membalap di lintasan jalanan. Namun, sektor keamanan untuk pembalap perlu ditingkatkan.
Kemudian pembalap Suzuki, Joan Mir, menyebut membalap di lintasan jalanan bisa berbahaya. Menurutnya, balapan di konsep jalanan itu hanya ada di masa lalu. Seperti diketahui, Sirkuit Sachsenring Jerman sempat menggunakan konsep lintasan terbuka namun akhirnya kini sudah tertutup.
Sebelum pro dan kontra itu, CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, menyatakan Sirkuit Mandalika akan aman untuk para rider.
“Kami selalu bilang bahwa kami tak akan membalap di sirkuit jalan raya, tapi yang ini mempunyai semua fasilitas dari sirkuit jalan raya di tengah kota, semua hotel akan ada di sana tapi dengan keamanan penuh untuk para rider,” kata Ezpeleta, mengutip dari Solopos.com -jaringan Suara.com, Jumat (1/10/2021).
Baca Juga: Marc Marquez Siap Tunjukkan Kemampuan Maksimal di MotoGP Amerika 2021
Konsultan balapan yang menggarap Sirkuit mandalika, MRK1 Consulting, juga sudah buka suara terkait keamanan sirkuit untuk membalap, kala itu. Managing Director MRK1 Consulting, Mark Hughes, menyatakan pembangunan Sirkuit Mandalika sudah sesuai standar FIM.
“Kami sangat sadar bahwa kami mengumumkan proyek ini ada banyak skeptisme mengenai konsep sirkuit jalanan. Kami harus membuatnya sangat jelas bahwa treknya suah didesain dan akan dibangun dengan standar keamanan FIM untuk MotoGP,” jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
MotoGP Tes Buriram 2026: Fabio Quartararo Frustrasi dengan Mesin V4 Yamaha
-
Viral, Bule Ngamuk Bawa Parang karena Terganggu Suara Tadarus Musala
-
Jelang MotoGP 2026: Jorge Martin Ingin Pulih dan Adaptasi dengan Cepat
-
Gili Trawangan Dinobatkan Punya Laut Paling Nyaman untuk Berenang di Dunia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Jangan Sampai Kehabisan! Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Dibuka, Cek Daftar Instansinya di Sini
-
File APK Palsu Kuras Rekening di Batang, Pakar Imbau Nasabah Waspada
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari