SuaraBogor.id - Mobil Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi nekat melawan arus lalu lintas di pintu keluar tol Ciawi jalur Puncak Bogor, Simpang Gadog, Jumat ( 31/12/2021).
Akibatnya tindakan tegas dari Satlantas Polres Bogor Jawa Barat pun harus diterima.
Mobil sedan berplat merah B1005KQA yang dikendarai oleh anggota Dishub bernama Dede Fakhrudin diketahui sedang mengawal anggota keluarga dari Pemerintahan Kota Bekasi.
Mobil itu melaju dengan melawan arus hingga ke jalur kanan dan nyaris bertabrakan dengan kendaraan lain dari arah Puncak.
"Terkait adanya kendaraan iring iringan yang kami lihat melambung dari antrean, setelah kita berhentikan ternyata dari Dishub Kota Bekasi, ucap Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli ( Kanit Turjawali) Satlantas Polres Bogor, Ipda Ardian Noviantasari dalam kutipan unggahan akun @bogor24update.
Petugas pun melakukan tindakan tegas tilang dan menyita rotator karena pengawalan ilegal dan melanggar undang-undang lalu lintas.
Tindakan tak terpuji dari oknum anggota Dishub ini pun menuai kritik dari ratusan warganet.
"Wkwk Dishub aja gaya gayaan, lagunya pengen banget disamain sama Polantas," tulis akun @masba***.
"Maaf bapak bapak yang merasa dirinya pejabat tolong lebih baik tambah lagi pendidikan anda agar lebih hebat ambil jurusan budi pekerti agar lebih bisa manusiawi, " timpal akun @hendi_n***.
Baca Juga: Tahun Baru, Jalur Puncak Cipanas Macet Panjang
"Heran sekarang ini banyak banget yang model begini, led biru, sirine, plat dinas RFS QH dll, sangat arogan dan tidak tahu diri kalau anda pejabat atau aparat kasih contoh yang baik sama masyarakat, " kata akun @deddy_a***.
"Viralkan, enak bener jadi keluarga pejabat daerah bisa dikawal sementara rakyat kecil berjibaku di pos pos pemeriksaan, " tambah akun @lisnaar***.
"Mantap harus ditindak itu pak, jangan jadi kebiasaan ngambil Lahan oranglain, " sahut akun @ffazz***.
Dan diikuti ratusan komentar lain yang juga menyerukan hal serupa.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Tahun Baru, Jalur Puncak Cipanas Macet Panjang
-
Ribuan Pengendara Motor Hendak Rayakan Pergantian Tahun di Puncak Bogor Dibubarkan Paksa
-
Menangis di Kamar Mandi, Remaja di Bekasi Diduga Dicabuli Marbot Masjid
-
Pengalihan Arus Lalu Lintas Menuju Kawasan Puncak Bogor
-
Malam Tahun Baru, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sleman
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Jumat Kelabu di Bogor Selatan, Longsor Bonggol Bambu Timbun 2 Balita
-
Damkar Ciomas Bawa Mobil Tempur Cuma Buat Isi Kolam Renang Bocah yang Nangis Kejer
-
Damkar Bogor Gandeng Media Jadi Jembatan Edukasi Tanggap Bencana dan Bahaya Kebakaran
-
3 Rekomendasi Botol Minum Sepeda Terbaik 2026, Harga Mulai Rp50 Ribuan
-
BRI Salurkan Bonus dan Literasi Keuangan untuk Atlet SEA Games 2025