SuaraBogor.id - Seorang pria kejang-kejang di Masjid Agung Balaikota Depok saat Salat Jumat, Jumat (21/1/2022) siang.
Hal ini sontak membuat heboh jemaah masjid yang terletak di Jalan Margonda Raya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok tersebut.
Menurut keterangan saksi mata, Ramadhan, korban kejang-kejang sebelum Salat Jumat dimulai.
Dia berada dalam barisan shaf paling belakang yang berada di luar area salat utama masjid.
"Waktu khatib naik mimbar," ungkap Rama-sapaannya.
Melihat kondisi ini, anggota Satpol PP yang ikut Salat Jumat segera menghubungi tenaga medis melalui layanan 119.
Setelah menerima pertolongan pertama dari tenaga medis, korban dibawa menggunakan ambulans.
"Kalau gak salah, pas ikamat tadi dibawa," tukas Rama.
Kabid Ketentraman, Ketertiban Umum dan Pengamanan Pengawalan Satpol PP Depok, Muhammad Fahmi memastikan dalam keadaan sadar saat dibawa tenaga medis.
"Pada saat ditolong itu tidak meninggal dan sadar kok, tidak meninggal," beber Fahmi.
Menurut Fahmi, korban pun masih bisa berkomunikasi dengan tenaga medis saat dibawa. Hanya saja, badannya kaku.
"Dalam tasnya memang ada surat rekomendasi dari dokter," imbuhnya.
Fahmi mengaku tidak tahu secara rinci identitas, kondisi medis ataupun kemana korban dibawa.
Yang Dia tahu, korban hanya salah satu warga yang ikut salat berjamaah di Majis Agung Balaikota Depok.
"Kita cuma melakukan pertolongan pertama. Begitu anggota melihat, langsung menghubungi tim medis dari 119," pungkasnya.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Tag
Berita Terkait
-
Tausiah di Masjid Agung Al Falah Mempawah, UAS Ingatkan Peran Pejabat, Anak Muda, Hingga Doa Supaya Pandemi Segera Sirna
-
Hilang 4 Hari, Nenek di Depok Ditemukan Tewas di Kebun Belimbing Saat Warga Perbaiki Saluran Air
-
Terobos Palang Pintu Rel, Mahasiswi UI Tewas Tertabrak Kereta di Pondok Cina
-
Kronologi Sebelum Meninggal Usai Divaksin, Murid PAUD Sempat Demam Hingga Kejang-kejang, Ini Penjelasan Dinkes Cianjur
-
Kronologi Bocah PAUD di Cianjur Meninggal Setelah Vaksin, Alami Kejang-kejang Diduga KIPI
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ucapkan Selamat Tinggal Macet! Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
-
Ini 4 Lokasi Takjil Paling Lengkap dan Murah untuk Buka Puasa di Ciawi Bogor
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa