SuaraBogor.id - M. Riski Pirmansah (8,7) alami lumpuh dan hanya bisa berbaring lemah di atas tempat tidur di rumahnya di Kampung Ciakar RT 02/05, Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.
Anak pasangan Nurjaman dan Eti itu mengalami kelumpuhan sejak usianya satu tahun dan diduga akibat alami gizi buruk.
Nurjaman orang tua M Riski mengatakan saat anaknya berusia satu tahun sempat mengalami panas tinggi dan kejang-kejang.
Karena kondisi ekonomi keluarganya yang tidak mampu, lanjut Nurjaman, anaknya hanya bisa berobat seadanya bahkan hanya sekedar berobat ke dukun beranak.
"Belum pernah mendapat penanganan medis yang benar dan hanya seadanya. Jangankan untuk membawa berobat, untuk biaya hidup sehari-hari saja kita masih kekurangan," kata Nurjaman, kepada wartawan, Rabu (02/02/2022).
Diungkapkan Nurjaman, keluarganya tidak terdata sebagai penerima bantuan warga miskin dari pemerintah daerah ataupun pusat. Sehingga sulit untuk mendapatkan pelayanan ataupun penanganan medis di rumah sakit negeri maupun swasta yang ada di pusat kota kabupaten.
"Sangat sedih, karena sebagai orang tua tidak mampu membawa anak berobat dan hanya di diamkan di rumah saja," ucapnya.
Informasi keberadaan dan kondisi, bocah Riski itu sampai ke telinga Serda Hamzah, anggota Koramil 0814/Kadupandak.
Dengan cepat prajurit TNI itu langsung mendatangi kediaman orang tua Riski dan meminta izin untuk membawa berobat ke RSUD Sayang, Cianjur.
Baca Juga: Kasus COVID-19 Naik, Pemkab Cianjur Batasi Kegiatan Warga
Selama 7 tahun, Riski hanya berbaring di rumahnya, hingga kondisinya cukup memprihatinkan. Selain biaya, kartu berobat seperti BPJS tidak dimilikinya.
"Sempat bingung, karena kondisinya memprihatinkan, jangankan biaya kartu berobat juga tidak punya. Makanya tidak pikir panjang saya selamatkan dulu anak untuk ditangani medis," jelas Hamzah.
Sesampainya di RSUD Cianjur, Serda Hamzah langsung menggendong sang anak, dan langsung ditangani pihak rumah sakit.
"Saat ini Riski, tengah mendapat penanganan medis di IGD Anak RSUD Sayang, Cianjur. Untuk kondisinya, masih menunggu hasil pemeriksaan medis," ucapnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02
-
Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok