SuaraBogor.id - Beberapa waktu lalu geger penemuan mayat perempuan di dalam kantong plastik di Kampung Pisang RT. 003 RW. 006 Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Korban ternyata seorang asisten rumah tangga. Korban dibunuh oleh pelaku Ade Saputra(30). Pelaku sempat menyetubuhi korban sebelum lakukan pembunuhan.
Peristiwa nahas yang dialami korbam tersebut berawal pada hari Sabtu (5/2/2022) SNI(25) yang merupakan asisten rumah tangga dari S, warga di Perumahan Permata Bogor Residence, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menjelaskan kronologi yang berhasil di pintai keterangan dari beberapa saksi dan pelaku Ade Saputra.
Pada hari Sabtu (5/2/2022) sekitar jam 13.00 WIB, korban meminta izin kepada Nyonya S untuk pergi menemui kakaknya yang berada di daerah Meruya Jakarta dan pergi meninggalkan perumahan Permata Bogor dan dijemput oleh seorang laki-laki yang menggunakan motor Hounda CS1 dengan nomor polisi(nopol) B-6799-WVL.
“Ternyata SNI dijemput oleh seorang laki-laki tanpa mengenakan helm dan mengenakan masker warna biru dengan menggunakan sepeda motor Honda CS1 dengan Nopol B-6799-WVL di depan Alfamart di Komplek Perumahan itu,” kata Iman pada Jumat (11/2/2022).
Setelah SNI pergi meninggalkan rumah bersama laki-laki tersebut pada pukul 15.47 WIB nyonya S mengirimkan pesan melalui WA menanyakan keberadaan SNI kemudian di balas pada pukul 15.49 WIB.
“Kemudian S selaku majikannya menanyakan kabar kepada SNI sekitar jam 15.47 WIB. Kemudian ada balasan via WA dari SNI, dua menit kemudian. Sekitar jam 15.50 WIB SNI menyampaikan pesan lagi via WA yang berisi bahwa dirinya akan dijemput kakaknya,"
Kemudian pada hari Minggu (6/2/2022) S coba mengirimkan pesan via WA sejak jam 10.14 WIB maupun telpon sejak jam 13.42 WIB, namun tidak ada respon dari SNI.
S coba menghubungi kakak SNI di Meruya dan di dapat informasi bahwa SNI tidak datang ke rumah kakaknya di Meruya Jakarta.
Pada hari Selasa tanggal (8/2/2022) sekitar pukul 18.30 WIB S melaporkan ke Polres Bogor terkait Orang Hilang, dimana yang dilaporkan orang hilang adalah SNI yang merupakan asisten rumah tangganya.
Dari olah TKP yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Bogor di lokasi penemuan mayat di Kampung Pisang, terungkap identitas mayat tersebut adalah SNI. Korban langsung di bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan VER Mayat.
"Hasil VER sementara bahwa penyebab kematian akibat kekerasan benda tumpul pada mulut yang menyumbat jalan nafas sehingga mengakibatkan mati lemas,” jelas AKBP Iman Imanuddin.
Pelaku Sempat Setubuhi Korban
Kemudian dari hasil olah TKP dan juga keterangan saksi-saksi di lapangan, serta bukti rekaman CCTV yang berada di Komplek Perumahan Permata Bogor Residence, didapat ciri-ciri pelaku yang menjemput korban SNI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam
-
Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan
-
Kawal Laga Indonesia vs Kamboja, 1.097 Personel Gabungan Disiagakan di Stadion Pakansari