SuaraBogor.id - Polres Cianjur berhasil menangkap tiga pelaku yang melakukan pembacokan kepada dua pemuda di Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Ketiga pelaku ini salah satunya merupakan ibu rumah tangga (IRT) berinisial AS (23). Dia diketahui terlibat aksi pembacokan bersama LR (30) dan suaminya DS (39).
Bahkan, menurut keterangan yang didapat, IRT tersebut sempat menjadi buronan polisi selama enam bulan, karena melarikan diri ke luar kota.
Polisi menangkap ketiga pelaku pembacokan di Bojongpicung ini di rumahnya masing masing dengan cara jemput paksa. Namun, pelaku LR sempat kabur hingga petugas akhirnya terpaksa menembak kaki sebelah kirinya dengan timah panas.
“Polisi sempat melepaskan tiga kali tembakan pistol, namun timah panas hanya mengenai kaki kiri pelaku. Saat itu pula, para pelaku pbacokan di Bojongpicung ini langsung kami bawa ke Polsek Bojongpicung guna pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Ade Idam (57), tokoh masyarakat Kecamatan Haurwangi, katanya kepada wartawan, mengutip dari Cianjur Today -jaringan Suara.com, Senin (21/2/2022).
Sebelumnya, dua orang pemuda warga Kampung Mekarjaya, Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur terluka parah. Mereka jadi korban pembacokan orang tak dikenal, Rabu (8/9/2021) pukul 01.30 Wib dini hari.
Kejadian nahas yang menimpa korban SF (22) dan JL (21) itu terjadi saat kedua korban sedang jaga malam di lingkungan rumahnya. Tiba-tiba, keduanya mendengar ada keributan di luar dan kedua korban memutuskan melihat untuk memastikan situasi lingkungannya.
Saat keduanya menuju lokasi, datang satu orang terduga pelaku yang membawa senjata tajam jenis clurit. Pelaku langsung menyerang kedua korban dengan membabi-buta.
Akibatnya, kedua korban mengalami luka parah pada sejumlah bagian tubuhnya dan harus mendapatkan penanganan medis secara intensif di RSUD Sayang Cianjur.
Baca Juga: Fenomena Hujan Es Terjang Wilayah Cianjur Sore Ini Bikin Warga Panik
Berita Terkait
-
Fenomena Hujan Es Terjang Wilayah Cianjur Sore Ini Bikin Warga Panik
-
Cianjur Diterjang Hujan Es dan Angin Kencang
-
Diduga Supir Mengantuk, Tronton Bermuatan Air Mineral Tabrak Truk di Jalan Raya Sukabumi
-
Harga Kedelai Tinggi, Perajin Tahu di Cianjur Tak Punya Pilihan Selain Naikkan Harga Jual
-
Bocah 9 Tahun Di Cianjur Nyaris Jadi Korban Penculikan, Pelaku Iming-imingi Korban Uang Rp10 Ribu
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor