SuaraBogor.id - Bangunan liar di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat dilakukan pembongkaran oleh Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kabupaten Bogor, Jumat (21/10/2022).
Bangunan liar di Puncak Bogor yang dilakukan pembongkaran itu karena tidak memiliki izin dari pemerintah Kabupaten Bogor.
Kasi Pengendalian Operasional Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Rhama Kodara mengatakan, bangunan liar tersebut harus terpaksa dibongkar karena berdiri di tanah irigasi, dan tidak memiliki izin.
“Hari ini kami Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan liar di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor,” ucap Kasi Pengendalian Operasional Satpol PP Kabupaten Bogor, Rhama Kodara, kepada wartawan.
Lanjutnya, saat proses pembongkaran bangunan liar di Puncak para petugas gabungan menggunakan alat berat.
Sebelum dilakukan pembongkaran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor telah memberikan surat peringatan terlebih dahulu, untuk menghancurkan bangunan liar tersebut.
Proses penertiban bangunan liar tersebut berlangsung lancar. Para pemilik bangunan hanya bisa pasrah dan melihat bangunannya dibongkar paksa oleh para petugas.
Agar mencegah para oknum membuat bangunan liar lagi, petugas Satpol PP Kabupaten Bogor akan selalu memantau keadaan, dan dibangunnya sebuah taman.
“Untuk mengantisipasi menjamurnya kembali bangli (bangunan liar, red) di wilayah tersebut, selain akan dibangun taman, petugas juga akan melakukan pengawasan dan bekerjasama dengan pihak desa atau kecamatan setempat,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Bocah Perempuan Asal Cimahi Tewas Ditusuk, Dinkes Larang Nakes dan Faskes Beri Obat Cair ke Pasien Anak
-
Kejari Bogor Kalah Sidang Praperadilan Oleh Kepala SMK Generasi Mandiri, PN Cibinong: Putusannya, Dikabulkan Sebagian
-
Lari Selama 64 Hari ke 5 Provinsi, Tersangka Dugaan Korupsi Sumardi Akhirnya Serahkan diri ke Kejari Bogor
-
Sat Pol PP Razia Dua SMP di Sleman, Temukan Siswa Bawa Gambar Palu Arit hingga Sabun Berlubang
-
Banyak Kursi Jabatan Kosong di Pemkab Bogor, Ketua Dewan: Berikan Kesempatan Yang Sama Kepada ASN Memang Layak
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Geser Fokus dari Cibinong, Pemkab Bogor Kini 'Keroyok' Penataan Kawasan Parung
-
Cari Healing di Tengah Alam Asri? 5 Rekomendasi Wisata Alam Memukau di Sukamakmur Bogor
-
Dari Komunitas untuk Negeri, BRILink Mekaar Perluas Akses Keuangan Prasejahtera
-
Waspada Cuaca Ekstrem! Pergerakan Tanah Putus Akses Jalan Antardesa di Sukaresmi Cianjur