SuaraBogor.id - Setelah berhasil diamankan, tersangka pelaku pembunuh ibu kandung di Jalan Bakti ABRI Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat Rifki Azis mengaku menyesal.
RA (23), mengaku tega membunuh ibunya dan melukai ayahnya karena dendam dan benci kepada kedua orang tuanya. RA mengaku harus menahan tangis setiap hari akibat omelan dari orang tuanya.
“Atas kejadian ini saya menaruh sakit hati yang mendalam, saya menaruh kebencian yang setiap harinya saya harus menangis tapi harus pura-pura kuat,” katanya, belum lama ini.
Sekarang RA mengaku menyesal, dan harus mendekam di bui untuk pertanggungjawabkan perbuatannya.
“Saya pun tetap menyesal atas kejadian yang sudah saya lakukan,” akunya.
Anak pertama dari dua bersaudara itu mengaku sejak kecil dimarahi orang tuanya. RA menuturkan, dia kerap menjadi pelampiasan orang tua kalau sedang kesal.
“Sejak SD (dimarahi).Alasan yang mungkin mereka sendiri melampiaskan yang sedang terjadi sama mereka. Iya (pelampiasan orang tua),” ujarnya.
RA sering mengadu ke temannya kalau sedang kesal karena dimarahi orang tuanya. Dia mengaku tidak bisa cerita isi hatinya kepada orang tuanya, selama ini dia hanya bercerita kepada temannya.
“Untuk saat ini curhat ke teman,” katanya.
Baca Juga: Disebut Tidak Pernah Buat Bangga Orang Tua, Rifki Azis Tega Bantai Ibu Kandung Dengan 50 Tusukan
Kini ibunya yaitu Sri sudah meninggal dunia akibat tusukan yang dihujani RA hingga 50 kali. RA pun mengaku menyesali perbuatannya.
“Terutama pada ibu saya, saya sangat menyesal, maaf atas apa yang sudah saya lakukan kepada ibu saya, lalu kepada ayah saya, saya juga meminta maaf, maafkan saya, saya tidak bisa membendung emosi saya, saya tidak bisa menahan rasa jengkel saya,” akunya.
Kontributor: Rubiakto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga
-
Ahmad Aswandi Desak Pemkot Segera Sosialisasi PSEL di Kayumanis Lebih Luas: Warga Butuh Kejelasan
-
Anggota Linmas di Dramaga Tewas Tertimbun Longsor, Bupati Bogor Imbau Warga Waspada
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok