SuaraBogor.id - Tiga pelaku pembunuhan siswa SMK Golden Ciampea, Kabupaten Bogor, almarhum Muhammad Bintang Satria (16) ternyata salah sasaran saat melangsungkan aksinya.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara menyampaikan, para pelaku AF (18), SG (18) dan DD (17) mulanya berkumpul di salah satu warung untuk sweeping membalas dendam ke salah satu sekolah.
"20 orang ngumpul di warung untuk sweeping dengan tujuan membalas dendam atas pebuatan yang disangkakan kepada SMK lawannya," papar Teguh, Senin (4/12/2023).
Mereka berkumpul untuk mencari siswa yang bersekolah di salah satu SMK daerah Ciampea yang telah membacok teman sekolahnya di SMK Pandu pada Rabu 2 Desember 2023 lalu.
Jelang adzan jumat, 20 orang itu melakukan sweeping menggunakan 7 kotor. Kemudian, mereka bertemu dengan Muhammad Bintang Satria yang bukan merupakan sasaran mereka.
"Dimana para pelaku menduga korban (Muhammad Bintang) adalah salah satu siswa yang disweeping," papar dia.
Karena kaget, Muhammad Bintang langsung panik dan melarikan diri bersama temannya menggunakan motor miliknya.
"Dikejar, korban panik sama 3 temannya melarikan diri dan mampu dikejar para pelaku, disabet di leher sehingga menyebabkan luka terbuka dan korban meninggal dunia," papar dia.
"Dari informssi yang kami dapatkan, indikasi pelaku salah sasaran. Karena korban bukan sekolah di target pelaku," lanjut dia.
Baca Juga: Bupati Bogor Iwan Setiawan Naikan Insentif RT/RW dan Fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan di Tahun 2024
Atas perbuatannya pelaku akan kita kenakan Pasal 351 ayat (3) KUHP dan Pasal 70 No.35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, terkait penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, Pelaku diancam pidana penjara hingga diatas 5 tahun," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP BPK, Ketua DPRD Sastra Winara: Ini Bukti Nyata