SuaraBogor.id - Pelaku pembunuhan gadis cantik di Bogor (Fitria Wulandari), Jawa Barat yakni Rahmat Agi alias Alung hanya bisa tertunduk malu, saat dipajang Polresta Bogor Kota.
Terlihat, dalam kegiatan pres rilis sendiri Alung hanya bisa tertunduk malu dengan kondisi tangan diborgol dan mengenakan baju tahanan.
Sementara, terlihat beberapa tato berada di bagian tubuh Alung baik di tangan kanan dan kiri. Ada juga di bagian samping pelipis mata kiri dan kaki sebelah kiri.
Alung berdalih tidak niat membunuh pacarnya sendiri bernama Fitria Wulandari.
Hal itu diungkapkan Rahmat Agil alias Alung saat dihadiri dalam kegiatan pres rilis di Mako Polresta Bogor Kota.
"Gak ada niat untuk membunuh," singkat Alung kepada pewarta yang hadir.
Sebelumnya, Agil Septiansyah alias Alung (20) pembunuh pacarnya bernama Fitria Wulandari alias Wulan (20) akhirnya terungkap sudah.
Ternyata, Wulan menolak diputuskan cintanya usai berhubungan badan di RedDoorz Pondok Nirmala, Kedung Badak, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (1/12/2023) lalu.
Kapolesta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso menyampaikan, pembunuhan itu bermula saat korban dijemput pelaku usai pelaku nongkrong bersama teman korban di kafe di Bogor Tengah, Kota Bogor Kamis (30/11/2023) malam.
Baca Juga: Muhammad Bintang Tewas Dibacok di Pasar Ciampea, Warga Bogor Desak SMK Pandu Ditutup
"Kemudian, tersangka bersama korban jalan, lanjut menuju RedDoors, Pondok nirmala Kedung Badak, Tanah Sareal. Kemudian melakukan hubungan badan," kata Kombes Bismo, Selasa (5/12/2023).
Setelah berhubungan badan, pada Jumat 1 Desember 2023 dini hari, pelaku meminta hubungan pacaran mereka putus. Namun Wulan tidak menerima.
"Tersangka ingin memutuskan hubungan dengan korban. Tapi korban menolak, korban berteriak. Kemudian tersangka membekap mulut korban menutup jalan nafas hidung dan mulutnya selama 5 menit kemudian menekan bagian leher sehingga korban kehabisan nafas dan meninggal dunia," kata dia.
Kemudian, tersangka meminta bantuan temannya untuk mengeluarkan Wulan dari tempat berhubungan badan itu menggunakan kendaraan bermotor untuk dibawa ke rumah orang tua korban.
"Kemudian dibawa dengan tujuan ke rumah ortu korban. Pada saat pakai korban jaket, teman pelaku rasakan badan korban sudah dingin. Kemudian dibonceng di motor bertiga," papar dia.
Karena takut, pelaku tidak jadi mengantarkan korban ke rumah orang tuanya. Alung malah menyimpan korban di sebuah ruko kosong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul