SuaraBogor.id - Masyarakat Cianjur, Jawa Barat yang menjadi korban gempa bumi, saat ini mengeluhkan penyaluran bantuan dana stimulan gempa tahap 4 yang tak kunjung turun.
Baru-baru ini Bupati Cianjur H Herman Suherman melakukan audiensi dengan warga RW 12 Gang Berenuk Al-Ikhlas Desa Limbangan Sari, Kecamatan Cianjur, Senin (8/1/2023).
Herman mengatakan, bahwa dirinya meminta kepada masyarakat untuk bersamab kaitan penyaluran bantuan dana stimulan gempa Cianjur tahap 4 yang tak kunjung cair.
Sekedar diketahui, bantuan tahap 1, 2, dan 3 berhasil diterima dengan lancar oleh warga korban gempa Cianjur.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Bogor, Puluhan Warga Desa Sukamaju Jonggol Mengungsi Akibat Rumah Terendam Banjir
Namun, tahap ke-4 ini masih terkendala oleh evaluasi yang memengaruhi penerimaan, penyaluran, dan pelaksanaan pembangunan rumah yang rusak sejak tahap 1, 2, dan 3 sebelumnya.
Herman melalui akun instagramnya @h.hermansuherman menyampaikan meskipun berbagai isu, tantangan, dan permasalahan telah berhasil diselesaikan pada tahap-tahap sebelumnya.
"Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur memastikan komitmennya untuk menyelesaikan ketidaklancaran tahap 4 ini," tulisnya, dikutip dari CianjurToday -jaringan Suara.com, Selasa (9/1/2024).
Dalam mengatasi simpang siur informasi di masyarakat yang bukan berasal dari sumber resmi Pemerintah, disarankan agar masyarakat mengunjungi langsung kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur.
Di sana, mereka dapat melakukan klarifikasi dan mendapatkan informasi yang valid.
Herman menjelaskan bahwa dirinya terus melakukan komunikasi dan pemerintah pusat agar bantuan tahap 4 bisa segera dicairkan.
Berita Terkait
-
Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar
-
Myanmar Umumkan 7 Hari Masa Berkabung, Min Aung Hlaing Minta Bantuan Malaysia Pasca Gempa Maut!
-
Telan Korban Jiwa 1.700 Orang, Ini Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Gempa Myanmar
-
Korban Tewas Gempa Myanmar Naik Jadi 1.700, Pusat Kremasi di Mandalay Sampai Kewalahan
-
Indonesia Gerak Cepat, Kirim Tim SAR dan Bantuan Medis ke Myanmar Pasca Gempa Dahsyat
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman