SuaraBogor.id - Sebanyak tiga pelaku perampokan restoran pizza di Jalan Transyogi, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat ditangkap polisi, Jumat (19/1/2024).
Ketiga perampok yang menjarah restoran pizza itu berinisial SR (31), YS (30), dan MRS (19). Mereka diamankan beserta barang bukti berupa kapak yang dipakai untuk mengancam sekuriti.
Wakapolres Bogor, Kompol Fitra Zuanda mengatakan, pihaknya telah berhasil menangkap ketiga orang pelaku dan satu orang lagi masih dalam pencarian.
"Kami berhasil mengamankan ketiga orang pelaku pencurian dan kekerasan terhadap security, dan satu orang masih DPO," kata Kompol Fitra Zuanda dikutip dari bogordaily (Jaringan SuaraBogor.id), Jum'at (19/1/2024).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gunungputri, Iptu Ekka Sakti mengatakan, sekuriti yang diikat para pelaku sempat ditodong menggunakan kapak.
Menurutnya, perampok restoran pizza di Gunungputri langsung menggunakan kapak tersebut yang diarahkan kepada korban agar ia tidak memberikan perlawanan.
"Jadi, ketika para pelaku masuk, korban langsung ditodong dengan sajam, langsung diikat dengan lakban," ungkap Iptu Ekka.
Saat melancarkan aksinya, Ekka menyebut para pelaku mencari sasaran untuk dirampok secara acak, ketiganya nekat melakukan aksi perampokan untuk berfoya-foya.
"Jadi barang hasil kejahatan ini mereka jual, mereka bagi. Kemudian uangnya dipakai untuk berfoya-foya," ujarnya.
Baca Juga: Sepuluh Remaja Lakukan Percobaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Gunung Putri Bogor
Selain itu, mereka berhasil mengambil tiga tape recorder, enam ponsel, satu laptop, satu proyektor, dan juga satu DVR. Perampokan itu mengakibatkan kerugian senilai Rp45 juta.
Sementara itu, atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman 9 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Sepuluh Remaja Lakukan Percobaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Gunung Putri Bogor
-
Dibongkar Mantan Suami, ASN Kota Bogor Jadi Tersangka Aborsi, Begini Kronologinya
-
Bogor Perlu Antisipasi Gangguan Pemilu 2024 Akibat Cuaca Buruk
-
Relawan Boga Gemoy Penuhi Taman Ekspresi, Siap Menangkan Prabowo Gibran
-
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol, Pengendara Motor Tewas Masuk Kolong Truk
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bikin Resah dan Bahayakan Pengendara, Truk Sampah 'Roboh' di Bogor Akhirnya Ditarik dari Jalan
-
Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan