SuaraBogor.id - Polda Jawa Barat saat ini turun tangan untuk menangani kasus pembakaran dua unit mobil di posko pemenangan calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa, Neng Eem.
Untuk diketahui, dua mobil yang dibakar itu terjadi di Kampung Cibadak, Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet.
“Saat ini kami bersama Dirkrimsus Polda Jabar masih melakukan penyelidikan guna mengembangkan kasus tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto.
Tono belum dapat memberikan keterangan lengkap karena petugas gabungan masih melakukan penyelidikan, namun membenarkan ada unsur kesengajaan karena di TKP ditemukan jerigen kecil, korek api dan jejak api di belakang dua kendaraan yang terbakar.
Informasi dihimpun mobil tim sukses caleg DPR RI Dapil Jawa Barat III dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Neng Eem Marhamah Zulfa HIZ diduga dibakar orang tak dikenal di depan posko pemenangan di Balai Latihan Kerja Komunitas Yayasan Gerbang Marhamah, Desa Sukanagalih, Sabtu dini hari.
Sejumlah orang yang ada di dalam yayasan, baru mengetahui dua unit mobil yang terparkir itu terbakar ketika api sudah mulai membesar sekitar pukul 3.30 WIB, dan berusaha memadamkan api. Namun belum tuntas memadamkan api sempat terdengar suara ledakan.
Mendengar suara ledakan sebagian besar orang yang berusaha memadamkan api mundur karena takut tangki mobil meledak, beberapa orang lainnya sempat merekam kejadian, dimana api muncul dari jerigen kecil yang ditinggalkan pelaku di halaman yayasan.
"Satu unit mobil jenis compact SUV merek Toyota Raize nopol F 1326 YS ludes terbakar, sedangkan mobil milik Neng Eem merek Toyota Lexus dengan nopol B 1111 FIN hangus di bagian belakang," kata saksi mata Sasmita (73), warga sekitar.
Hampir satu jam api berkecamuk membakar mobil Toyota Raize, dapat dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. "Api baru padam setelah mobil damkar datang dan sudah ramai polisi," katanya.
Baca Juga: Ada Dugaan Mobilisasi Guru dan Kordik Untuk Menangkan Caleg dari PDIP di Cianjur
Sementara caleg DPR RI Dapil Jawa Barat III Neng Eem, mengatakan tidak tahu apa motif dibalik pembakaran dua kendaraan miliknya di depan yayasan yang digunakan posko pemenangan dirinya.
"Saya tidak tahu apa motifnya atau hanya sekadar teror, karena tim saya baru pulang keliling mengumpulkan form C1 salinan pakai mobil Toyota Raize, saat kejadian tim saya berada di dalam gedung yayasan,” katanya.
Pihaknya berharap kasus tersebut dapat diusut tuntas karena informasi dari pihak kepolisian ada unsur kesengajaan yang dilakukan orang tidak dikenal itu. "Saya berharap dapat diusut tuntas dan pelaku segera ditangkap agar diketahui motifnya," kata Eem. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
-
DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk
-
KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini
-
33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo
-
Prabowo Bagikan 160 Becak Listrik Pindad Gratis untuk Tukang Becak Lansia di Kota Bogor