SuaraBogor.id - Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman, pasrah dan menyerahkan keputusan terkait masa depannya kepada manajemen setelah tim berjuluk Laskar Padjadjaran tersebut resmi terdegradasi.
Persikabo 1973 resmi degradasi ke Liga 2, setelah pada pertandingan pekan ke-30 BRI Liga 1 2023-2024 takluk dari tuan rumah Persik Kediri dengan skor telak 5-2 di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Kamis (28/3/2024) malam WIB.
Pada pertandingan pekan ke-30 tersebut, Flavio Silva menjadi bintang dengan mencetak gol untuk Persik. Sedangkan gol Persikabo 1973 dicetak oleh Yandi Sofyan.
Kekalahan pada laga tersebut, membuat Persikabo 1973 terdegradasi ke Liga 2 musim depan, dengan sisa empat pertandingan, mereka tidak memiliki peluang untuk mengejar PSS Sleman di peringkat ke-15 yang saat ini mengoleksi 31 poin.
Dengan hanya mengumpulkan 17 poin dari 30 pertandingan, Persikabo 1973 terdampar di dasar klasemen sementara BRI Liga 1 2023-2024, tertinggal 14 angka dari PSS.
"Ya saya kembalikan kepada manajemen evaluasinya seperti apa, yang pasti kalau memang sudah dipastikan dari pertandingan hari ini kita akan turun ke Liga 2," kata Djanur sapaan akrabnya setelah pertandingan.
Lebih lanjut mantan pelatih Persib Bandung ini mengatakan, jika manajemen masih memberikan kepercayaan kepadanya untuk menangani Persikabo 1973 untuk musim depan, maka dia bakal membenahi kekurangan timnya usai kompetisi ini berakhir.
Selain itu, Djanur juga bakal berusaha semaksimal mungkin untuk membawa Laskar Padjadjaran kembali ke Liga 1. Namun, menurutnya masa depannya saat ini ada di tangan manajemen.
"Tentunya kalau saya masih diberikan kepercayaan, saya akan berusaha mencoba menyusun lagi tim dan akan berusaha berlaga di Liga 2 untuk kembali ke liga 1, tapi itu semuanya tergantung kepada manajemen tim Persikabo," tegasnya.
Baca Juga: Djanur Bongkar Rahasia Kekalahan Persikabo, Gara-gara Hal Ini
Sementara itu, Djanur baru bergabung dengan Persikabo jelang pekan ke-29 BRI Liga 1 2023-2024 menghadapi Persib. Mantan pelatih Persela Lamongan ini direkrut untuk menggantikan posisi Aji Santoso.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari