SuaraBogor.id - Kasus kecelakaan yang diduga ditabrak oknum Brimob baru-baru ini viral di media sosial. Pasalnya, korban saat ini dikabarkan sudah meninggal dunia.
Cerita kecelakaan saat ini tengah viral di media sosial, lantaran sang kakak di Bogor yang merupakan keluarga dari korban mengeluhkan kisah pilu di sejumlah medsos seperti Twitter dan Instagram.
Seperti yang diunggak akun Instagram @helmy.imroattussholihah, Helmy membagikan kisah duka sang adik yang menjadi korban kecelakaan usai ditabrak salah satu oknum Brimob di wilayah Kabupaten Bogor tersebut.
Dari akun Instagram-nya, Helmy memposting beberapa video yang memperlihatkan kondisi sang adik setelah jadi korban kecelakaan dan sikap acuh dari pelaku yang bernama Ahmad Rizki Viranto, seorang anggota brimob.
"Ini merupakan hari di mana seorang oknum anggota brimob bernamakan Ahmad Rizki Viranto bertempat tugas di markas Brimob Kedunghalang. Seorang yang awalnya mengaku menolong adik sana bernama Diva, ternyata dialah orang yang menabrak adik saya. Dia berbohong untuk melindungi dirinya Dari kejahatan yang dia lakukan," tulis Helmy dikutip Kamis (2/4/2024).
Lanjut pada foto berikutnya Helmy memperlihatkan kondisi sang adik yang sedang terkapar di kasur rumah sakit dengan beberapa alat medis di wajahnya.
"Dan ini adik saya setelah dia sempat koma tiga minggu, Setelah hari kejadian hingga lebih seminggu pelaku tidak ada kunjungan. Bahkan untuk sekadar menanyakan kabar adik saya gimana pun tidak," jelasnya.
"Ini keadaan adik saya setelah operasi tulang tengkorak kepalanya dilepas karena ada pendarahan di bagian otak. Sampai di detik ini si pelaku hanya menengok beberapa kali saja dan tidak berempati dan bahkan bersikap kurang sopan dengan keluarga saya," tambahnya.
Tanpa pertanggungjawaban yang baik, Helmy merasakan bahwa terduga pelaku menghindari komunikasi dengan keluarganya.
"Setelah perjalanan panjang adik saya dirawat dari 11 November 2023 sampai 9 Januari 2024 Si pelaku mulai sulit dihubungi dan mulai berperangai dengan mengatakan 'laporin aja sana'. Dia mulai mengatakan hal-hal yang tidak mengenakan kepada keluarga kami dan akhirnya kami pun menempuh jalur hukum, Kami melaporkan kegiatan kecelakaan tersebut pada 6 April 2024, Disini kami mulai dipersulit pas datang ke Polres Bogor di Cibinong bagian unit lakalantas," ucapnya.
Berita Terkait
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti