SuaraBogor.id - Viral di media sosial adanya pungutan liar (Pungli) di kawasan wisata Warpat, Puncak Bogor, Jawa Barat tengah menjadi sorotan publik.
Video viral itu diunggah akun instagram @bogordailynews, yang memperlihatkan momen keluarga yang berencana menikmati keindahan di Warpat berubah menjadi pengalaman pahit.
Tidak hanya aksi pungli saja, wisatawan tersebut menerima perlakuan tidak sopan dari pengelola parkir pada Selasa (7/5/2024).
Wisatawan yang datang dengan dua mobil itu, terkejut saat diminta membayar parkir sebesar Rp100.000 ribu untuk dua mobil begitu tiba di lokasi.
“Mereka meminta bayaran parkir sebesar 100 ribu rupiah untuk dua mobil saat kami baru tiba,” ungkap salah seorang pelapor, dikutip pada unggahan tersebut, Rabu (8/5/2024).
Setelah menanyakan dasar tarif tersebut dan meminta karcis parkir, keluarga tersebut tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan. Bahkan, mereka diusir untuk parkir di tempat lain di bawah tanpa penjelasan yang jelas.
Situasi semakin memanas ketika pihak parkir mulai mengejek dan menghina keluarga korban dengan kata-kata yang tidak pantas.
“Kami dihina dengan menyebut kami blangsak atau miskin,” tutur salah seorang anggota keluarga dengan kesal.
“Tidak hanya itu, mereka juga bersikap tidak sopan hingga ada yang meludah,” tambahnya.
Baca Juga: Viral Video Gibran Bocah Minta Makan, Ini Tanggapan Camat Bojonggede
Insiden ini memicu perdebatan yang memanas antara keluarga korban dan pihak parkir. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak parkir terkait tindakan tersebut.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap praktik pungutan liar di Warpat, Puncak dan perlakuan tidak sopan dari pihak-pihak tertentu.
Masyarakat diharapkan untuk melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwenang agar tindakan preventif dapat segera diambil, serta menjaga sikap dan menghindari konflik yang tidak perlu dalam menangani situasi seperti ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga
-
Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat
-
Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, Inspektorat Kabupaten Bogor Pasrahkan Kasus ke Kepolisian
-
BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang