SuaraBogor.id - Kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bogor mulai memanas. Sejumlah calon mulai melakukan safari politik kepada orang-orang penting, salah satunya kepala desa.
Teranyar, Bakal Calon Bupati Bogor, Ade Ruhandi alias Jaro Ade baru-baru ini melakukan pertemuannya dengan sejumlah kepala desa di salah satu rumah makan wilayah Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan dengan kades itu ia unggah dalam akun Instagram miliknya pribadi @jaro_ade. Postingan pertemuan itu diunggah pada Selasa 2 Juli 2024.
Dalam postingan tersebut, Jaro Ade yang merupakan kader Golkar itu, mengaku bahwa para kades itu membayarkan makan dirinya di restoran tersebut.
Baca Juga: Pilkada Cianjur Masuk Kategori Rawan Tinggi, Bawaslu RI Beri Catatan Khusus
"Siang yang berkah nih, tiba-tiba saya melintas ada bu lurah dan pak lurah, saya ditraktir makan, habis dari Pemda ada kegiatan. Makasih pak lurah ya sehat selalu," kata Jaro Ade dalam postingannya.
Menanggapi hal tersebut, Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengingatkan agar para kades untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku.
Para kades, kata dia, diminta untuk menjaga kondusifitas dan netralitas jelang pemilihan kepala daerah di Bumi Tegar Beriman.
"Mari sama-sama netral mari kawal Pilkada ini sebagai momentum untuk menghasilkan pemimpin kabupaten Bogor yang betul berpihak kepada masyarakat yang memikirkan pembangunan daerah," kata dia, Rabu (3/7/2024).
Kendati demikian, Asmawa Tosepu tidak bisa berbuat banyak kepada para RT dan RW yang juga telah melakukan deklarasi kepada Jaro Ade.
Baca Juga: Survei Sementara Pilkada Depok: Imam Budi Hartono Teratas Dibuntuti Elly Farida dan Pradi Supriatna
Sebab, kata dia, RT maupun RW tidak diatur netralitasnya seperti kepada desa, ASN, hingga aparat penegak hukum lainnya.
Berita Terkait
-
Soal Kades Klapanunggal Palak THR, Dedi Mulyadi Geram: Sama dengan Preman, Harus Diproses Hukum
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Hasto Klaim Dapatkan Intimidasi Sejak 2023: Makin Kuat Setelah Pilkada 2024
-
Mendagri Tito Tolak Usulan Fraksi Gerindra Minta PSU Pilkada Pakai Dana Pendidikan: Kami Gak Korbankan yang Wajib
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman