SuaraBogor.id - Warga Gang Ajid II, Kota Sukabumi, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan mayat pria lanjut usia (lansia) yang ditemukan di salah satu kos.
Pada Jumat kemarin, Tim Indonesian Automatic Finger Identification System (Inafis) Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota bersama Polsek Cikole melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)
"Kami mendapatkan informasi adanya salah satu penghuni kos ditemukan telah meninggal dunia di kamar kos yang berada di Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole. Dari hasil penyelidikan korban berinisial AS, warga Cugenang, Kabupaten Cianjur," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Bagus Panuntun, dikutip Minggu (21/7/2024).
Menurut Bagus, orang yang pertama kali menemukan jasad pria lansia tersebut adalah pemilik rumah, yakni Tati yang awalnya mencurigai penghuni kamar tersebut sudah lama tidak terlihat atau beraktivitas.
Setelah dilihat melalui jendela, ternyata penghuni kamar tersebut sudah meninggal dunia dalam keadaan tengkurap. Tim Inafis yang diturunkan langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab meninggalnya pria lansia ini sekaligus meminta keterangan dari beberapa saksi serta tetangga kamar yang mengenal korban.
Untuk mengungkap kematian korban, kata Bagus, pihaknya bersama petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mengevakuasi jenazah ke RSUD R Syamsudin SH Sukabumi.
Namun, saat pihak Polres Sukabumi Kota meminta izin kepada keluarga korban untuk melakukan autopsi, tetapi ditolak.
"Keluarga korban menolak autopsi karena menganggap kematian pria berinisial AS karena usia lanjut dan memilih memulangkan jenazah untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Cianjur," tambahnya.
Di sisi lain, pihaknya berterima kasih kepada masyarakat yang telah ikut berperan aktif dalam menjaga suasana kondusif kamtibmas serta memberikan informasi yang terjadi di sekitar lingkungannya. [Antara].
Baca Juga: Pasutri Lansia di Jonggol Tewas Membusuk di Rumahnya, Meninggalkan Aroma Tak Sedap Sejak Sabtu
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Antisipasi Konvoi Bobotoh, 15 Titik Nobar dan Perbatasan Bogor Dijaga Ketat Polisi
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Sentil Regulasi Baru Pemerintah, Guru Besar IPB: Ketidakpastian Lebih Bahaya dari Aturan Ketat
-
Mitsubishi Destinator Siap Menjelajah Jalanan Kota, SUV Turbo Premium Dibanderol Rp 420 Jutaan
-
Mengabdi 17 Tahun Jadi Sekdes, Sukanar Resmi Dipromosikan Rudy Susmanto di Kecamatan Nanggung