SuaraBogor.id - Jasad seorang pelajar asal Bandung yang dilaporkan hilang terbawa arus di Pantai Cemara akhirnya ditemukan polisi dan nelayan.
Jasad pelajar bernama Joerami (17) ditemukan polisi dan nelayan di Pantai Apra Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dia dilaporkan hilang terbawa arus sejauh 30 kilometer sejak tanggal 16 September 2024.
Kapolsek Agrabinta Iptu Nanda Riharja mengatakan jasad Joerami ditemukan nelayan di Muara Cibuni, Desa Wangunjaya, Kecamatan Agrabinta dan melaporkan hal tersebut ke Polsek Agrabinta yang langsung mengirim petugas.
"Nelayan Muara Cibuni yang melaporkan pertama kali penemuan jasad korban atas nama Joerami ke polisi, setelah dilakukan pemeriksaan dipastikan korban merupakan pelajar yang hilang terbawa arus di Pantai Cemara delapan hari lalu," katanya.
Hasil identifikasi dan keterangan pihak keluarga, jasad yang ditemukan di perbatasan Cianjur dan Sukabumi itu benar Joerami yang terbawa arus saat berenang di Pantai Cemara, tim SAR gabungan sempat melakukan pencarian selama tujuh hari hingga menghentikan pencarian.
Jasad korban terbawa arus sejauh 30 kilometer ke perairan Agrabinta, dan petugas bersama nelayan sempat kesulitan melakukan evakuasi karena medan menuju muara hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sejauh 5 kilometer.
"Jasad korban langsung diserahkan ke pihak keluarga guna dimakamkan ke kampung halamannya di Bandung," katanya.
Seperti diberitakan dua pelajar asal Kecamatan Regol, Kota Bandung terbawa arus saat berenang di Pantai Cemara, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Senin (16/9) seorang diantaranya atas nama Rafan (17) berhasil selamat sedangkan Joerami hilang terbawa arus.
Tim SAR gabungan terdiri dari TNI/Polri, BPBD Cianjur, Retana Cianjur dibantu nelayan setempat langsung melakukan pencarian, hingga hari ke tujuh jasad korban tidak kunjung ditemukan, sehingga Minggu (22/9) pencarian dihentikan.
Baca Juga: DPT Pilkada Cianjur Ada 1.816.668 Pemilih
Diduga jasad korban sudah terbawa arus lebih jauh karena sejak korban hilang arus gelombang di pantai selatan cukup tinggi dan kerap berubah. [Antara].
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Ubud-nya Bogor! 5 Rekomendasi Homestay di Desa Wisata Malasari Nanggung untuk Healing Maksimal
-
Hasil Autopsi Wanita yang Dibuang di Sholeh Iskandar, Patah Tulang Ekor dan Pendarahan Otak
-
Polres Bogor Temukan Unsur Pidana Pelecehan di Ponpes Ciawi, 3 Laporan Resmi Diproses
-
50 Persen Truk Sampah Kota Bogor Rusak, Lubang Body Cuma Ditambal Kardus
-
Febry Ambon Ngaku Lempar Anggi Auliya dari Tol BORR Saat Masih Hidup, Motif Sakit Hati Terungkap