Jumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat merupakan yang terbanyak di Indonesia, yakni mencapai 3.450 orang pada musim haji tahun ini.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Bogor Rudy Susmanto saat memimpin pelepasan keberangkatan pertama jamaah calon haji di Aula Tegar Beriman, Cibinong, Kamis 1 Mei 2025.
"Kita melihat bahwa kuota haji terbesar di dunia, nomor satu adalah Pakistan, nomor dua Bangladesh, nomor tiga Indonesia. Di Indonesia dari Sabang sampai Merauke, kuota haji terbesar adalah Kabupaten Bogor," ujar Rudy.
Keberangkatan pertama jamaah calon haji asal Kabupaten Bogor, yakni kloter 2 dengan jumlah 442 orang. Mereka dilepas oleh jajaran Kantor Kementerian Agama dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor.
Rudy mengucapkan selamat jalan kepada jamaah calon haji asal Kabupaten Bogor yang akan berangkat ke Tanah Suci. Ia berpesan kepada jamaah calon haji untuk saling membantu, terutama kepada jamaah yang sudah sepuh.
"Kita berpesan, khususnya jamaah calon haji yang muda tolong awasi yang sudah sepuh. Diawasi, dijaga, sama-sama saling membantu," kata Bupati Rudy.
Ia mengingatkan bahwa ibadah haji adalah ibadah perjuangan fisik, namun dengan ridho Allah, jamaah haji yang sudah sepuh dapat diberikan kekuatan untuk menyelesaikan ibadah haji dengan lancar.
"Mudah-mudahan jamaah calon haji dari Kabupaten Bogor berangkatnya 10, pulangnya 10 sehat walafiat dan menjadi haji yang mabrur," ujarnya dilansir dari Antara.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor Syukri Ahmad Fanani menjelaskan rombongan jamaah calon haji keberangkatan pertama ini dijadwalkan tiba di Embarkasi Bekasi pada pukul 12.30 WIB.
Baca Juga: Rekor! 3.450 Warga Bogor Jadi Tamu Allah Tahun Ini, Terbanyak di Indonesia
Kemudian, esok harinya jamaah calon haji tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.00 WIB dan terbang ke Tanah Suci pukul 11.30 WIB.
"Mereka akan menempati Mekah 22 hari, kemudian Madinah, Musdalifah Mina, dan mendapatkan konsumsi 128 kali. Jamaah haji kembali ke Tanah Air 12 Juni 2025, landing di Bandara Soekarno-Hatta pukul 22.00 WIB," kata Syukri.
Sembilan kloter jamaah calon haji asal Kabupaten Bogor ini terdiri atas kloter 2, kloter 8, kloter 14, kloter 23, kloter 34, kloter 41, kloter 47, kloter 52, dan kloter 60.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Rekor! 3.450 Warga Bogor Jadi Tamu Allah Tahun Ini, Terbanyak di Indonesia
-
Sandal Jadi Kurir Narkoba! Dua Pria Bogor Dicokok di Bandara Aceh Bawa 900 Gram Sabu
-
Diduga Balas Dendam, Viral Anak Kades Klapanunggal Aniaya Warga yang Kritik Kasus Pungli THR Ayahnya
-
Mayday Adem Ayem di Bogor! Buruh Pilih Tak Demo, Ketua Tripartit Ungkap Alasannya
-
Bukan Kaleng-Kaleng! Mahkota Tugu Pancakarsa Bogor Hampir Setengah Miliar, Ini Alasannya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL