SuaraBogor.id - Punya keluhan soal aliran air, tagihan, atau layanan lainnya dari Perumda Air Minum Tirta Kahuripan? Inilah saatnya suara Anda benar-benar didengar dan membawa perubahan.
Perusahaan air minum milik Pemerintah Kabupaten Bogor ini kembali menggelar Survei Kepuasan Pelanggan (SKP) tahun 2025 sebagai komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanannya kepada lebih dari 230 ribu pelanggan.
Tak hanya menjaring aspirasi, survei tahunan ini juga menjadi bukti bahwa keluhan pelanggan tidak hanya masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Sebaliknya, setiap masukan akan menjadi dasar penyusunan program kerja yang konkret.
Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah agenda krusial untuk memotret kondisi riil pelayanan di lapangan. Survei akan dilaksanakan mulai bulan Juli hingga 10 Agustus 2025.
Sebanyak 1.117 pelanggan rumah tangga yang tersebar di 9 wilayah cabang pelayanan akan menjadi responden. Mereka dipilih untuk mewakili 31 kecamatan yang dilayani oleh Tirta Kahuripan.
Metode survei akan menggabungkan dua cara: wawancara tatap muka langsung oleh surveyor dan pengisian e-survei. Ada lima aspek utama yang akan dievaluasi secara mendalam, yaitu:
- Kualitas produk (air bersih)
- Akurasi meter air
- Sistem dan kemudahan penagihan
- Penanganan pengaduan pelanggan
- Masalah gangguan suplai air
“Kami mohon kepada pelanggan yang didatangi petugas surveyor untuk meluangkan waktunya melakukan wawancara dan dipersilahkan menyampaikan realita pengaliran air di rumah secara berimbang karena akan menjadi indikator kualitas pelayanan dan sekaligus untuk mengidentifikasi harapan dan kebutuhan pelanggan kedepannya,” ujar Somad.
Abdul Somad menegaskan bahwa survei ini bukan sekadar formalitas. Ia memberikan contoh nyata bagaimana suara pelanggan dari survei tahun lalu berhasil melahirkan inovasi signifikan.
"Contohnya pada SKP tahun lalu ditemukan adanya keinginan pelanggan untuk kemudahkan akses informasi gangguan pengaliran dan kemudahan pembayaran tagihan rekening air. Kini di tahun 2025 Perumda Air Minum Tirta Kahuripan telah meluncurkan aplikasi kepelangganan yang bernama MyKahuripan," jelas dia.
Baca Juga: Mabuk dan Bikin Onar, Pengamen Viral yang Bentak Sopir Angkot di Bogor Akhirnya Terciduk
Aplikasi MyKahuripan kini menjadi solusi terintegrasi yang menjawab langsung kebutuhan pelanggan. Lewat aplikasi ini, pelanggan bisa mengakses berbagai fitur mulai dari pendaftaran sambungan baru, cek info gangguan, lapor pengaduan, hingga cek dan bayar tagihan secara langsung.
"Oleh Sebab itu, setiap masukan pelanggan akan menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan kedepannya,” lanjutnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan sekaligus merayakan HUT RI ke-80, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan memberikan kado istimewa bagi masyarakat yang belum menjadi pelanggan.
Perusahaan ini menghadirkan Program Diskon Sambungan Baru, di mana biaya pemasangan dipangkas menjadi hanya Rp800.000.
"Program ini berlaku selama bulan Agustus 2025, khusus bagi masyarakat di wilayah pelayanan yang belum menjadi pelanggan," jelas Somad.
Berita Terkait
-
Mabuk dan Bikin Onar, Pengamen Viral yang Bentak Sopir Angkot di Bogor Akhirnya Terciduk
-
Wajah Baru Transportasi Bogor: Angkot Berkurang, Biskita Transpakuan Kian Perkasa
-
Bukan Cuma Sejuk, Ini 5 Rumah Makan Sunda di Bogor yang Bikin Lupa Pulang
-
Lupakan Citra Lama, Hambalang Kini Bangkit Jadi Pusat Ekonomi Baru Lewat Koperasi Merah Putih
-
Bukan Rayuan, Taktik Grooming Licik Jadi Senjata Penjual Kebab di Bogor untuk Menjerat Korbannya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir