SuaraBogor.id - Mendengar nama Hambalang, banyak yang mungkin masih teringat pada citra negatif masa lalu. Namun, di balik bayang-bayang itu, sebuah kisah kebangkitan ekonomi yang inspiratif sedang ditulis oleh warganya.
Melalui Koperasi Merah Putih Desa Hambalang, desa ini secara perlahan tapi pasti bertransformasi menjadi pusat ekonomi dan pelayanan sosial yang mandiri.
Lebih dari sekadar struktur bisnis, koperasi ini menjadi jantung baru bagi kehidupan masyarakat, membuktikan bahwa semangat gotong royong mampu mengubah nasib sebuah desa.
Geliat positif Kopdes Merah Putih Hambalang bukanlah isapan jempol. Sejumlah unit usaha telah resmi beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.
Koperasi ini berhasil menjadi solusi satu atap untuk berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
Bayangkan, dalam satu ekosistem desa kini tersedia:
- Unit Simpan Pinjam. Memberikan akses permodalan yang mudah bagi UMKM dan warga.
- Layanan Sembako. Memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau dan stabil.
- Klinik dan Apotek Desa. Mendekatkan akses pelayanan kesehatan vital yang sebelumnya harus diakses di luar desa.
- Pergudangan dan Logistik. Memperkuat rantai distribusi hasil tani dan produk UMKM lokal, menjadi tulang punggung ekonomi desa.
Kolaborasi Raksasa, BUMN dan Pemerintah Turun Gunung
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak. Ketua Koperasi Desa Hambalang, Cecep Muftahudin, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi masif yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Pusat, hingga deretan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Program Bapak Presiden dari berbagai sektor telah hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat kami, mulai dari dukungan Pupuk Indonesia, Pertamina, ID Food, Bulog, Pos Indonesia, hingga fasilitas kesehatan seperti klinik dan apotek,” ujar Ketua Koperasi Desa Hambalang.
Baca Juga: Bukan Rayuan, Taktik Grooming Licik Jadi Senjata Penjual Kebab di Bogor untuk Menjerat Korbannya
Ia juga menambahkan rasa terima kasihnya kepada Bank Rakyat Indonesia (BRI). "Berkat dukungan BRI dan unit usaha lainnya yang telah diprogramkan pemerintah, alhamdulillah semua kini bisa berjalan dengan baik," lanjutnya.
Tak berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar, Kopdes Merah Putih Hambalang memiliki visi besar untuk masa depan.
Mereka berkomitmen mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas ubi kayu atau singkong, sebagai potensi unggulan desa. Ambisi ini bahkan sudah menarik minat pasar internasional.
“Kami ingin mengangkat hasil tani kami, terutama singkong, sebagai komoditas strategis. Alhamdulillah, saat ini kami juga kedatangan tamu dari Jepang yang siap membantu memasarkan hasil pertanian kami ke luar negeri,” beber Cecep dengan optimis.
Inisiatif luar biasa ini menuai pujian dari berbagai pejabat yang hadir. Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan kesiapan Pemkab Bogor untuk berkolaborasi penuh demi pemerataan ekonomi dan kesehatan.
“Saya berharap semangat koperasi ini bisa menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari akar rumput,” ujar Rudy.
Berita Terkait
-
Bukan Rayuan, Taktik Grooming Licik Jadi Senjata Penjual Kebab di Bogor untuk Menjerat Korbannya
-
Kedok Penjual Kebab di Cibinong Terbongkar, Polisi Ungkap Aksi Bejat Pelaku Cabuli 3 Anak Laki-laki
-
Jejak Pelarian Pembunuh Sadis Wanita Terborgol Berakhir di Bogor, Fakta Mengerikan Terungkap
-
Misteri Peran Teroris Y di Bogor Terkuak, Densus 88: Menjabat Berbagai Posisi
-
Didukung Prabowo, Ini 3 Keunggulan Koperasi 'Singkong' Hambalang
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir