- Kanker Serviks adalah Ancaman Serius dengan Tingkat Deteksi Dini yang Rendah
- Sinergi antara Sektor Swasta dan Medis Penting untuk Mendorong Deteksi Dini
- Solusi Jangka Panjang untuk Kesehatan Masyarakat Meliputi Pemberdayaan Komprehensif
SuaraBogor.id - Kanker serviks masih menjadi momok menakutkan dan pembunuh senyap bagi perempuan Indonesia. Data terbaru melukiskan gambaran yang suram penyakit ini adalah jenis kanker terbanyak kedua di Indonesia, dan yang lebih mengerikan, sekitar 70% kasus baru terdeteksi pada stadium lanjut, di mana peluang untuk selamat menurun drastis.
Menjawab urgensi ini, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menggandeng RS Hermina Mekarsari menggelar aksi nyata.
Dalam rangka Hari Kesehatan Reproduksi Sedunia, mereka menyediakan layanan Pap Smear gratis bagi 36 perempuan prasejahtera di Desa Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.
Sebuah inisiatif kecil yang membawa pesan besar tentang pentingnya deteksi dini.
Mengapa program ini begitu vital? Mari kita lihat angkanya.
Data GLOBOCAN 2022 Mencatat ada 36.964 kasus baru kanker serviks dengan 20.706 kematian di Indonesia dalam setahun.
Artinya, lebih dari separuh penderita meninggal dunia.
Kementerian Kesehatan RI Menyebutkan lebih dari 36.000 kasus baru muncul setiap tahun, mengukuhkannya sebagai kanker pembunuh wanita nomor dua setelah kanker payudara.
Dinas Kesehatan Kota Bogor (2024). Menempatkan kanker serviks sebagai kasus kanker terbanyak kedua di tingkat kota.
Baca Juga: 7 Ritual Sleep Hygiene yang Wajib Kamu Coba Malam Ini
Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan nyawa yang hilang karena keterlambatan penanganan. Inisiatif seperti Pap Smear gratis ini menjadi garda terdepan untuk mengubah narasi tragis tersebut.
Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, menekankan bahwa kesehatan perempuan adalah kunci untuk membangun masyarakat yang kuat.
“Bagi Prudential Indonesia, kesehatan adalah fondasi utama keluarga dan masyarakat yang lebih resilien. Melalui program Pap Smear gratis ini, kami ingin memberikan akses kesehatan yang merata sekaligus mendorong perempuan Indonesia untuk peduli pada kesehatan reproduksinya," ungkap Karin.
"Kesehatan perempuan sangatlah krusial, khususnya untuk membentuk generasi kini dan mendatang yang lebih baik," ujarnya.
Dukungan serupa datang dari pihak medis. Ibu Elma Paraswati, S. Psi, Wakil Direktur Umum RS Hermina Mekarsari, menyatakan, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kanker serviks sejak dini.
"Agar semakin banyak perempuan Indonesia yang terlindungi kesehatannya dan angka kematian akibat kanker serviks dapat ditekan.” ucapnya.
Berita Terkait
-
7 Ritual Sleep Hygiene yang Wajib Kamu Coba Malam Ini
-
Kawan atau Lawan? Ini Batas Aman Minum Kopi Sehari dan 5 Bahayanya Jika Berlebihan
-
Perang Lawan Asam Lambung Naik, Ini 3 Jenis Senjata Ampuh yang Ada di Apotek
-
Jejak Pelarian Pembunuh Sadis Wanita Terborgol Berakhir di Bogor, Fakta Mengerikan Terungkap
-
Waspada! Kram Setiap Hari Bukan Sekadar Lelah Biasa, Bisa Jadi Alarm 5 Kondisi Ini
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Sinergi BRI dan GoPay Dorong Ekosistem Pembayaran Digital Nasional
-
Akhirnya! 7 Titik Biang Macet Puncak Bogor Mulai Dieksekusi, Simak Lokasinya
-
Bukan Rekayasa Lalin Lagi, Pemkab Bogor Siapkan Jalan Baru Tembus Perhutani di Puncak
-
Update Mini Zoo Pakansari: Pemkab Bogor Tunggu 'Lampu Hijau' dari Taman Safari
-
Diduga Kurang Konsentrasi, Warga Kabupaten Bogor Tewas Tabrak Truk di Jalan Raya Dramaga